Bertemu Menlu AS, GP Ansor Ingin Tunjukkan Islam Tidak Identik Kekerasan
Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:25 WIB
loading...
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A
A
A
BOGOR - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo akan menggelar pertemuan dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta, Kamis (29/10/2020) siang ini.
Pertemuan nanti bertajuk Nurturing The Share Civilization Aspirations of Islam Rahmatan Lil Alamin The Republic of Indonesia and The United Stated of America itu digelar di Hotel Four Season.
Ditemui sebelum menggelar pertemuan dengan Pompeo, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, GP Ansor memiliki beberapa kesamaan tujuan. Pertama, Ansor ini ingin agar citra soal Islam, terutama di dunia Barat tidak melulu citra yang identik dengan kekerasan dan teror.
"Ada sisi Islam yang lain, Islam yang penuh rahmah, Islam yang penuh kasih sayang yang di sini kita kenal dengan Islam rahmatan lil alamin," tuturnya.(Baca juga: Jokowi Ingin Amerika Jadi Sahabat Indonesia )
Gus Yaqut mengatakan, Islam rahmatan lil alamin sangat menghargai perbedaan- perbedaan,baik itu perbedaan agama, suku, ras dan lainnya.
Pertemuan nanti bertajuk Nurturing The Share Civilization Aspirations of Islam Rahmatan Lil Alamin The Republic of Indonesia and The United Stated of America itu digelar di Hotel Four Season.
Ditemui sebelum menggelar pertemuan dengan Pompeo, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, GP Ansor memiliki beberapa kesamaan tujuan. Pertama, Ansor ini ingin agar citra soal Islam, terutama di dunia Barat tidak melulu citra yang identik dengan kekerasan dan teror.
"Ada sisi Islam yang lain, Islam yang penuh rahmah, Islam yang penuh kasih sayang yang di sini kita kenal dengan Islam rahmatan lil alamin," tuturnya.(Baca juga: Jokowi Ingin Amerika Jadi Sahabat Indonesia )
Gus Yaqut mengatakan, Islam rahmatan lil alamin sangat menghargai perbedaan- perbedaan,baik itu perbedaan agama, suku, ras dan lainnya.
Lihat Juga :