PKS Dorong Partai Politik Umumkan Capres Sejak Dini

Senin, 26 Oktober 2020 - 15:27 WIB
loading...
A A A
Berangkat dari pengalaman itu, sambung Saan, pengalaman itu harus dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap pilpres, karena polarisasinya sudah sangat mengkhawatirkan, tentu hal itu juga mengancam keberagaman, karena menguatnya politik identitas dan sebagainya. (Baca juga: Dukungan Amerika Jadi Salah Satu Faktor Pendukung Prabowo Nyapres Lagi )

Sehingga, kata Saan, Nasdem mengusulkan untuk menurunkan ambang batas pencalonan presiden dari 20% kursi parlemen dan 25% suara sah, menjadi 15% jumlah kursi parlemen. Pihaknya tidak seberani PKS yang menurunkan sampai di bawah 10%, karena Nasdem hanya ingin agar calon yang muncul bisa lebih dari dua pasang di Pilpres.

"Supaya apa? supaya lebih dari dua pasang calon, sehingga polarisasinya relatif tidak terjadi kembali," kata Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

"Terkait nama-nama, menurut saya masih relatif panjang, masih jauh, ini baru satu tahun Pak Jokowi di periode kedua, ini masih 4 tahun dan kita berikan kesempatan pada mereka-mereka yang menjabat sebagai kepala daerah maupun yang ada di pemerintahan, maupun yang di kelompok masyarakat untuk bekerja yang terbaik untuuk memberikan buat masyarakat dan daerahnya yang mereka pimpin," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
3 Potret Connor McGregor...
3 Potret Connor McGregor Umumkan Maju Menjadi Presiden Irlandia
Pimpin PKS Jabar, Abah...
Pimpin PKS Jabar, Abah Iwan: Pelayanan, Advokasi, dan Keberpihakan Adalah Napas Perjuangan Kita
Rekomendasi
Balogun Bebas, Tuchel:...
Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Berita Terkini
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Hadir saat Laporkan...
Hadir saat Laporkan 4 Hakim ke KY, Istri Nadiem: Kami Harap Keadilan
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Infografis
3 Koalisi Partai Pendukung...
3 Koalisi Partai Pendukung Capres 2024, Koalisi Prabowo Terbesar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved