Demokrasi Indonesia Mundur, Ini Saran Jimly untuk Presiden Jokowi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Sebut Demokrasi Dibajak Pakai Covid-19, Jimly: Ada Gejala Diktator Konstitusional)
“Saya kira mestinya begitu yang penting. Sehingga kepemimpinan itu bisa efektif menggerakkan seluruh potensi kehidupan kita ini untuk kemajuan, untuk mempersatukan, bersinergi untuk membangun peradaban ke depan,” ungkapnya.
“Jadi tugas pemimpin itu harus mengambil tanggungjawab yang besar. Bukan sekadar urusan rutin, urusan tetek bengek yang hanya sekadar melawan para pembenci. Jadi semua pejabat sibuk melawan para pembenci. Tanpa mewariskan pada saatnya nantinya sistem buiding. Karena pada akhirnya negara ini ada rule of law not of man. Orang ini bergiliran, gantian. Tapi yang kita wariskan sistem, sistem bernegara,” pungkasnya.
“Saya kira mestinya begitu yang penting. Sehingga kepemimpinan itu bisa efektif menggerakkan seluruh potensi kehidupan kita ini untuk kemajuan, untuk mempersatukan, bersinergi untuk membangun peradaban ke depan,” ungkapnya.
“Jadi tugas pemimpin itu harus mengambil tanggungjawab yang besar. Bukan sekadar urusan rutin, urusan tetek bengek yang hanya sekadar melawan para pembenci. Jadi semua pejabat sibuk melawan para pembenci. Tanpa mewariskan pada saatnya nantinya sistem buiding. Karena pada akhirnya negara ini ada rule of law not of man. Orang ini bergiliran, gantian. Tapi yang kita wariskan sistem, sistem bernegara,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :