Megawati Ingatkan Kader dan Pengurus PDIP Tidak Boleh Terlena
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 01:49 WIB
loading...
A
A
A
Hasto tampaknya mengatakan hal itu karena di Pilwakot Surabaya, pasangan yang diusung PDIP Ery-Armuji, harus menghadapi lawan yang punya kekuatan kapital besar. Ditegaskan Hasto, bagi PDIP , penentu utama kemenangan adalah sejauh mana struktur partai dan jejaring relawan bekerja di tengah rakyat.
Hasto mengisahkan bagaimana Proklamator dan Presiden Pertama Ir.Soekarno pernah mengatakan bahwa Indonesia merdeka tak bicara soal berapa besar dana yang dipunyai di tangan. "Ketika memperjuangkan Indonesia merdeka, para bapak bangsa kita tak bicara punya dana berapa atau berapa dana yang diperlukan," kata Hasto.
Begitu pun ketika hanya 10 tahun setelah merdeka, Indonesia melaksanakan Konferensi Asia Afrika (KAA). Saat itu, salah seorang tokoh politik merogoh saku jas Bung Karno yang tak ada uangnya.
"Saat itu Bung Karno mengatakan, 'sejak kapan perjuangan itu, uang yang paling utama?' Tiga alat perjuangan itu adalah senjata, kapital, dan ide over opinion. Dan Bung Karno menggunakan ide. PNI didirikan, dan setiap hari Rabu, rakyat diberikan pendidikan politik," kata Hasto.
Sama dengan kondisi saat ini, maka pengurus dan kader partai harus terus hadir dan turun ke bawah bersama rakyat. "Lakukan hal yang konkret untuk rakyat. Gotong royong untuk rakyat terus kita lakukan: dapur umum; jamu sehat; alat pelindung diri seperti masker; disinfektan; sosialisasi pencegahan covid," kata Hasto.
Hasto mengisahkan bagaimana Proklamator dan Presiden Pertama Ir.Soekarno pernah mengatakan bahwa Indonesia merdeka tak bicara soal berapa besar dana yang dipunyai di tangan. "Ketika memperjuangkan Indonesia merdeka, para bapak bangsa kita tak bicara punya dana berapa atau berapa dana yang diperlukan," kata Hasto.
Begitu pun ketika hanya 10 tahun setelah merdeka, Indonesia melaksanakan Konferensi Asia Afrika (KAA). Saat itu, salah seorang tokoh politik merogoh saku jas Bung Karno yang tak ada uangnya.
"Saat itu Bung Karno mengatakan, 'sejak kapan perjuangan itu, uang yang paling utama?' Tiga alat perjuangan itu adalah senjata, kapital, dan ide over opinion. Dan Bung Karno menggunakan ide. PNI didirikan, dan setiap hari Rabu, rakyat diberikan pendidikan politik," kata Hasto.
Sama dengan kondisi saat ini, maka pengurus dan kader partai harus terus hadir dan turun ke bawah bersama rakyat. "Lakukan hal yang konkret untuk rakyat. Gotong royong untuk rakyat terus kita lakukan: dapur umum; jamu sehat; alat pelindung diri seperti masker; disinfektan; sosialisasi pencegahan covid," kata Hasto.
Lihat Juga :