Habib Rizieq Mau Pulang, Pengamat: Khomeini Pimpin Revolusi Iran dari Prancis
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 07:31 WIB
loading...
Habib Rizieq Syihab dinilai tak perlu pulang untuk memimpin revolusi. Toh, dari Arab Saudi dia tetap bisa memimpin seperti Revolusi Iran yang dikendalikan Imam Khomeini dari Prancis. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab kembali diisukan akan pulang ke Tanah Air dalam waktu dekat. Dia juga diisukan bakal memimpin gerakan revolusi setelah tiba di Tanah Air atau kampung halamannya.
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab menilai setiap warga negara indonesia (WNI) memiliki hak untuk bermukim atau meninggalkan negaranya. Oleh sebab itu, sah-sah saja jika Rizieq ingin kembali dan menetap di kampung halaman.
"Konstitusi kita menjamin WNI untuk kembali dan menetap, tak ada masalah di situ," kata Fadhli kepada SINDOnews, Jumat (16/10/2020).
(Baca: Soal Habib Rizieq Pimpin Revolusi, Politikus Gerindra: Jangan Buruk Sangka)
Namun dia menyoroti soal revolusi. Fadhli mengatakan, jika kepulangan Habib Rizieq hanya untuk mengacaukan sendi berdemokrasi di Tanah Air, lebih baik dia tinggal lebih lama di Arab Saudi.
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab menilai setiap warga negara indonesia (WNI) memiliki hak untuk bermukim atau meninggalkan negaranya. Oleh sebab itu, sah-sah saja jika Rizieq ingin kembali dan menetap di kampung halaman.
"Konstitusi kita menjamin WNI untuk kembali dan menetap, tak ada masalah di situ," kata Fadhli kepada SINDOnews, Jumat (16/10/2020).
(Baca: Soal Habib Rizieq Pimpin Revolusi, Politikus Gerindra: Jangan Buruk Sangka)
Namun dia menyoroti soal revolusi. Fadhli mengatakan, jika kepulangan Habib Rizieq hanya untuk mengacaukan sendi berdemokrasi di Tanah Air, lebih baik dia tinggal lebih lama di Arab Saudi.
Lihat Juga :