KPAI Minta Jangan Persulit Pelajar yang Ikut Demo untuk Dapat SKCK

Kamis, 15 Oktober 2020 - 08:59 WIB
loading...
KPAI Minta Jangan Persulit...
Kericuhan seusai demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Jakarta. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyesalkan adanya ancaman bagi pelajar yang ikut demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) tidak mendapatkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan, jika anak-anak melakukan unjuk rasa damai, seharusnya mereka tidak dihambat untuk mendapatkan SKCK. Apalagi, banyak pelajar yang ditangkap kepolisian sebelum tiba di lokasi demo.

"Anak-anak tersebut tidak melakukan tindakan pidana. Hak mereka mendapatkan SKCK kelak tidak boleh dihambat oleh kepolisian," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

KPAI meminta pelajar yang ikut demonstrasi dan menyampaikan pendapat tidak diberikan catatan kriminal. Sebelumnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto menyatakan pelajar yang diamankan akan masuk dalam daftar kepolisian. Ini menjadi catatan tersendiri ketika mereka mau mencari pekerjaan.

(Baca juga: Polda Minta Disdik Cabut KJP Pelajar Terlibat Kerusuhan di Jakarta ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
HUT ke-1, Puspadaya...
HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Kabar Duka, Ketua KPAI...
Kabar Duka, Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal Dunia
KPAI Minta Penyebab...
KPAI Minta Penyebab Kematian Siswa yang Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Maluku Diungkap
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved