Kasus Baru di Serbia dan Kuwait, Total 1.613 WNI Positif Covid-19

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:00 WIB
loading...
Kasus Baru di Serbia...
Data WNI Covid-19 di luar negeri hingga 9 Oktober 2020. Foto/@Kemlu_RI
A A A
JAKARTA - Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi Covid-19 masih bertambah. Merujuk pada laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang diumumkan hari ini, tercatat dua kasus baru yang terinfeksi virus corona .

"Tambahan WNI terkonfirmasi COVID19 di Serbia & Kuwait. Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 1.613," sebut Kemlu dalam keterangan resmi melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Jumat (9/10/2020).

Peningkatan itu sekaligus mendongkrak jumlah WNI yang menjalani perawatan intensif. Hingga saat ini pasien yang dirawat mencapai 321 orang.

(Baca juga: Anggota DPR dari Gerindra Soepriyatno Meninggal Dunia akibat Covid-19 ).

Laporan tersebut juga tidak menunjukkan WNI yang pulih dari infeksi virus corona. Jumlahnya masih sama seperti kemarin. "Total 1.143 sembuh," imbuh Kemlu.

Begitu juga kasus WNI yang meninggal karena Covid-19 tidak mengalami perubahan. Adapun yang tutup usia sampai hari ini mencapai 149 orang.

(Baca juga: Reisa Broto Asmoro Jelaskan Perbedaan Vaksinasi dan Imunisasi ).

Berikut sebaran kasus WNI Covid-19 di luar negeri:

Aljazair: 3 orang (stabil)

Amerika Serikat: 104 orang (78 sembuh, 7 stabil, 19 meninggal)

Arab Saudi: 258 orang (55 sembuh, 105 stabil, 98 meninggal)

Australia: 3 orang (sembuh)

Azerbaijan: 1 orang (sembuh)

Bahrain: 1 orang (sembuh)

Bahama: 1 orang (stabil)

Bangladesh: 1 orang (stabil)

Belanda: 9 orang (5 sembuh, 4 meninggal)

Belgia: 5 orang (4 sembuh, 1 stabil)

Brunei Darussalam: 6 orang (5 sembuh, 1 stabil)

Ceko: 4 orang (stabil)

Chile: 1 orang (stabil)

Ekuador: 1 orang (sembuh)

Ethiopia: 5 orang (sembuh)

Filipina: 32 orang (29 sembuh, 3 stabil)

Finlandia: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)

Ghana: 1 orang (meninggal)

Hong Kong: 88 orang (85 sembuh, 3 stabil)

India: 75 orang (sembuh)

Inggris: 22 orang (17 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)

Irlandia: 1 orang (sembuh)

Italia: 3 orang (sembuh)

Jepang: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)

Jerman: 12 orang (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)

Kanada: 6 orang (3 sembuh, 3 stabil)

Kamboja: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil)

Kazakhstan: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)

Korea Selatan: 36 orang (32 sembuh, 4 stabil)

Kuwait: 129 orang (123 sembuh, 3 stabil, 3 meninggal)

Lebanon: 1 orang (stabil)

Madagaskar: 1 orang (stabil)

Maladewa: 9 orang (7 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)

Makedonia Utara: 1 orang (sembuh)

Makau (RRT): 3 orang (sembuh)

Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

Meksiko: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)

Mesir: 11 orang (11 sembuh)

Mozambique: 1 orang (stabil)

Nigeria: 2 orang (sembuh)

Oman: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil)

Pakistan: 33 orang (sembuh)

Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)

Qatar: 145 orang (139 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

Rusia: 22 orang (20 sembuh, 2 stabil)

Singapura: 57 orang (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)

Spanyol: 13 orang (sembuh)

Serbia: 1 orang (stabil)

Sudan: 18 orang (6 sembuh, 12 stabil)

Suriname: 2 orang (sembuh)

Swedia: 1 orang (stabil)

Taiwan: 4 orang (4 sembuh)

Thailand: 1 orang (sembuh)

Timor Leste: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)

Turki: 12 orang (9 sembuh, 3 meninggal)

UEA: 63 orang (56 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)

Uzbekistan: 19 orang (13 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)

Vatikan: 8 orang (sembuh)

Vietnam: 1 orang (stabil)

Kapal pesiar: 185 orang (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Menteri Israel Hina...
Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved