Ganjar Ungguli Prabowo, Ridwan Kamil dan Giring Ganesha Melesat

Senin, 05 Oktober 2020 - 16:33 WIB
loading...
Ganjar Ungguli Prabowo,...
Suurvei Voxpopuli Research Center mengungkap elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ungguli Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peta elektoral menuju 2024 makin dinamis, di mana Prabowo Subianto yang sebelumnya unggul kini bergerak turun. Temuan survei yang dilakukan Voxpopuli Research Center menunjukkan elektabilitas Prabowo melemah dari 18,6% pada Juni 2020 menjadi 17,1%.

Sementara itu gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melesat dari 15,6% menjadi 17,6%, atau naik 2,0%. Dengan kenaikan itu, posisi Ganjar kini telah menyalip Prabowo dengan selisih tipis 0,5%. “Ganjar berhasil mengungguli Prabowo, memastikan posisi Ganjar sebagai penantang kuat jika Prabowo maju calon presiden pada Pemilu 2024,” ungkap Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center Dika Moehamad dalam keterangan tertulis kepada pers di Jakarta, pada Senin (5/10/2020). (Baca juga: Survei New Indonesia, Ganjar Salip Prabowo, Giring Masuk 8 Besar Capres 2024)

Kenaikan elektabilitas Ganjar paralel dengan kepala daerah lain, yaitu gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. “Seperti halnya Ganjar, elektabilitas Kang Emil juga melesat dari sebelumnya 10,6% menjadi 13,2%, atau naik 2,6%,” lanjut Dika. Menurut Dika, pertarungan menuju 2024 sekarang dikuasai tokoh-tokoh berlatar belakang kepala daerah. Selain Prabowo, penurunan elektabilitas juga dialami oleh mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno, dari 9,3% menjadi 8,5%. Di sisi lain, dinamika antara kepala daerah pun terjadi, mana Ganjar dan Kang Emil paling diunggulkan. Sedangkan tokoh-tokoh lain seperti Anies, Khofifah, dan Risma mengalami penurunan elektabilitas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun paling dalam dari 11,3% menjadi 9,4%, atau turun 1,8%. Sedangkan gubernur Jawa Timur Khofifah turun dari 6,4% menjadi 5,6% dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun dari 5,1% menjadi 3,8%. Selain nama-nama tersebut, ada pula ketua umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang turun dari 3,0% menjadi 2,1%. Lalu Menteri BUMN Erick Thohir dari 3,7% menjadi 2,0%, sedangkan Menko Polhukam Mahfud MD dari 1,1% naik tipis menjadi 1,2%. (Baca juga: Pengamat Ungkap Penyebab Elektabilitas Ganjar-Anies Salip Prabowo)

Dinamika antara tokoh nasional dan kepala daerah ditengarai terjadi seiring kemunculan tokoh-tokoh baru. Sejumlah nama yang sebelumnya hanya meraih elektabilitas di bawah 1% kini mewarnai bursa capres. “Bahkan ada nama yang sama sekali tidak muncul pada survei sebelumnya, yaitu Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha, memimpin dengan elektabilitas mencapai 2,3%,” tandas Dika. (Baca juga: Ananda Sukarlan Dukung Langkah PSI Usung Giring sebagai Capres 2024)

Nama-nama lain adalah ketua DPR Puan Maharani dari 0,4% menjadi 1,7%, mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti dari 0,3% menjadi 1,5%, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dari 0,2% menjadi 1,1%, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,1 naik menjadi 1,0%. Menurut Dika, peta elektoral terbaru ini menunjukkan dinamika yang menarik. Tetapi semua akan tergantung perkembangan berikutnya, dukungan partai politik, dan presidential threshold. Sementara itu masih ada nama-nama lain sebesar 1,4% dan tidak tahu/tidak jawab 10,5%.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 11-20 September 2020, melalui telepon kepada 1.200 responden yang diambil secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Berita Terkini
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved