Perlukah Investigasi Independen Covid-19?

Rabu, 06 Mei 2020 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Australia sama tidak sensitifnya dengan Amerika Serikat (AS) yang sedang memolitisasi wabah virus ini untuk tetap mendapatkan keuntungan politik di dalam negerinya menjelang pemilu presiden pada 3 November 2020.

Terlepas suka atau tidaknya kita dengan sistem politik yang berlaku saat ini di China, kerja sama untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak, lebih transparan, dan lebih berkualitas harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda apabila berhubungan dengan China. Kita tetap harus berpegang teguh pada prinsip bahwa kedaulatan sebuah wilayah bukan cuma masalah garis batas secara fisik, tetapi juga cara hidup, politik, dan budaya negara tersebut.

Pada titik ini, pendekatan diplomasi yang lebih mengedepankan sikap saling menghormati tetap harus dikedepankan dan Indonesia dalam titik ini bisa memainkan aksi diplomasi yang lebih nyata dan konkret.

Kita tidak bisa memaksa sebuah negara untuk tunduk kepada otoritas negara lain. Kita tentu juga akan marah apabila ada satu negara meminta seluruh negara di Asia Tenggara untuk membentuk tim penyelidikan independen atas kebakaran hutan yang asapnya menyebar ke wilayah udara negara tetangga.

Ajakan semacam itu tentu akan memancing kemarahan warga dan justru membuat upaya untuk mencegah kebakaran hutan jadi terhambat. Demikian pula dengan kasus Covid-19 ini.

Indonesia dapat berperan untuk menjembatani upaya mendapatkan informasi yang lebih banyak dan lebih mendalam dari China sambil tetap fokus dalam mencegah penyebaran virus ini lebih meluas di dalam negeri. Peranan ini justru lebih bermakna secara politis daripada menghabiskan energi di lembaga multilateral atau sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB atau anggota Dewan HAM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berita Terkini
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved