Perlukah Investigasi Independen Covid-19?
Rabu, 06 Mei 2020 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Jauh-jauh hari sebelumnya saya sudah mengatakan posisi di lembaga multilateral tersebut memang baik untuk citra diplomasi kita. Tetapi, sedikit manfaat politiknya untuk memperkuat posisi Indonesia.
Lembaga multilateral di PBB saat ini justru tidak menarik bagi negara-negara lain karena mengalami defisit secara keuangan dan defisit secara politik lantaran minimnya dukungan dari negara besar seperti AS. Jangan sampai sumber daya diplomat kita yang terbatas terkuras untuk ihwal yang output-nya tidak jelas.
Saya melihat dalam kasus Covid-19 ini, Indonesia dapat berperan jauh lebih bermanfaat bagi politik di luar negeri dan dalam negeri tanpa membahayakan hubungan baik dengan negara-negara lain, terutama antara AS dan China. Tugas diplomasi kita adalah meyakinkan negara-negara di dunia untuk sementara waktu berhenti saling mencari kambing hitam dan membangun keinginan politik bersama yang saat ini sudah tidak bisa dijalankan oleh lembaga multilateral.
Kita tidak perlu berharap terlalu banyak untuk menjadi pahlawan dunia. Tetapi, minimal meredakan ketegangan di kawasan Asia Tenggara saja sudah sangat baik.
Sebabnya, setelah wabah ini selesai, Asia Tenggara akan menjadi satu di antara tujuan investasi alternatif sebagai upaya strategi investor dunia agar tidak lagi tergantung dengan China. Semua negara telah belajar bahwa “meletakkan seluruh telur di keranjang yang sama” akan membahayakan seluruh investasi mereka.
Lembaga multilateral di PBB saat ini justru tidak menarik bagi negara-negara lain karena mengalami defisit secara keuangan dan defisit secara politik lantaran minimnya dukungan dari negara besar seperti AS. Jangan sampai sumber daya diplomat kita yang terbatas terkuras untuk ihwal yang output-nya tidak jelas.
Saya melihat dalam kasus Covid-19 ini, Indonesia dapat berperan jauh lebih bermanfaat bagi politik di luar negeri dan dalam negeri tanpa membahayakan hubungan baik dengan negara-negara lain, terutama antara AS dan China. Tugas diplomasi kita adalah meyakinkan negara-negara di dunia untuk sementara waktu berhenti saling mencari kambing hitam dan membangun keinginan politik bersama yang saat ini sudah tidak bisa dijalankan oleh lembaga multilateral.
Kita tidak perlu berharap terlalu banyak untuk menjadi pahlawan dunia. Tetapi, minimal meredakan ketegangan di kawasan Asia Tenggara saja sudah sangat baik.
Sebabnya, setelah wabah ini selesai, Asia Tenggara akan menjadi satu di antara tujuan investasi alternatif sebagai upaya strategi investor dunia agar tidak lagi tergantung dengan China. Semua negara telah belajar bahwa “meletakkan seluruh telur di keranjang yang sama” akan membahayakan seluruh investasi mereka.
(poe)
Lihat Juga :