Inggris Bantu Indonesia Melakukan Pendataan untuk Redam Covid-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:35 WIB
loading...
Foto: dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Upaya pemutusan rantai virus corona Covid-19 tidak akan terlaksana tanpa adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Demi mengoptimalkan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan dan memudahkan pengawasan di lapangan, Inggris membantu Indonesia melakukan pendataan.
Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins mengatakan Inggris mendukung penuh peningkatan pengumpulan data dan penyebaran informasi terkait Covid-19 di Indonesia. Saat ini, Inggris bekerja sama dengan koalisi LaporCovid19 dengan dana mencapai Rp987 juta untuk memaksimalkan ikhtiar itu. (Baca: Waspada dan Jangan Meremehkan Sifat Lalai)
“Kami mengakui pentingnya pengumpulan data dan hubungan antara masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah dalam perjuangan menanggulangi Covid-19,” ujar Jenkins, di Jakarta, kemarin. “Inggris juga telah menggunakan berbagai metode untuk meningkatkan pemantauan guna mencegah terjadinya penyebaran.”
Setelah membantu pengawasan di Jawa Timur dan DKI Jakarta, Inggris kini akan membantu Jawa Barat dalam menegakkan kedisiplinan menaati protokol kesehatan. Pemerintah Jawa Barat dan LaporCovid19 juga sepakat untuk menganalkan laporan warga terkait titik wilayah yang perlu segera ditertibkan dan diamankan.
“Proyek ini resmi diluncurkan di Jawa Timur pada Juli dan di Jakarta pada September. Hari ini (kemarin), kami meluncurkannya di Jawa Barat,” kata Jenkins.
Kedubes Inggris meresmikan proyek tahap tiga itu via acara virtual dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Co-Team Leader LaporCovid19 Irma Hidayana. (Baca juga: Bantu Guru PJJ, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar)
Kegiatan yang akan dilakukan meliputi penelitian sosial, epidemiologi Covid-19, dan kolaborasi survei di lapangan. Ridwan menyambut baik kerja sama ini. Dia juga mengatakan laporan warga yang diterima LaporCovid19 akan diteruskan kepada Satpol PP melalui Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 (Pilkobar).
Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins mengatakan Inggris mendukung penuh peningkatan pengumpulan data dan penyebaran informasi terkait Covid-19 di Indonesia. Saat ini, Inggris bekerja sama dengan koalisi LaporCovid19 dengan dana mencapai Rp987 juta untuk memaksimalkan ikhtiar itu. (Baca: Waspada dan Jangan Meremehkan Sifat Lalai)
“Kami mengakui pentingnya pengumpulan data dan hubungan antara masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah dalam perjuangan menanggulangi Covid-19,” ujar Jenkins, di Jakarta, kemarin. “Inggris juga telah menggunakan berbagai metode untuk meningkatkan pemantauan guna mencegah terjadinya penyebaran.”
Setelah membantu pengawasan di Jawa Timur dan DKI Jakarta, Inggris kini akan membantu Jawa Barat dalam menegakkan kedisiplinan menaati protokol kesehatan. Pemerintah Jawa Barat dan LaporCovid19 juga sepakat untuk menganalkan laporan warga terkait titik wilayah yang perlu segera ditertibkan dan diamankan.
“Proyek ini resmi diluncurkan di Jawa Timur pada Juli dan di Jakarta pada September. Hari ini (kemarin), kami meluncurkannya di Jawa Barat,” kata Jenkins.
Kedubes Inggris meresmikan proyek tahap tiga itu via acara virtual dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Co-Team Leader LaporCovid19 Irma Hidayana. (Baca juga: Bantu Guru PJJ, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar)
Kegiatan yang akan dilakukan meliputi penelitian sosial, epidemiologi Covid-19, dan kolaborasi survei di lapangan. Ridwan menyambut baik kerja sama ini. Dia juga mengatakan laporan warga yang diterima LaporCovid19 akan diteruskan kepada Satpol PP melalui Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 (Pilkobar).
Lihat Juga :