Putri Gus Dur Sebut PKI dan Komunisme Isu Musiman

Rabu, 30 September 2020 - 17:57 WIB
loading...
Putri Gus Dur Sebut...
Koordinator Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid menilai isu Partai Komunis Indonesia (PKI) maupun komunisme adalah isu musiman. Foto/SINDonews/Rico Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Koordinator Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid menilai isu Partai Komunis Indonesia ( PKI ) maupun komunisme adalah isu musiman. Alissa pun membeberkan sejumlah musim yang kerap muncul isu PKI ataupun komunisme itu.

"Jadi isu PKI komunisme ini munculnya musiman, musimannya itu musim pilkada dan pilpres, musim kontekstual, dan kemudian yang ketiga, musim Agustus September," ujarnya dalam acara Rilis Survei SMRC dan Webinar bertajuk Penilaian Publik terhadap Isu Kebangkitan PKI, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Survei SMRC: Hanya 14% Warga Percaya Ada Kebangkitan PKI di Indonesia)

Dia pun menyoroti hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebut ada 14% warga yang percaya bahwa ada kebangkitan PKI di Indonesia saat ini. Temuan survei pada 23-26 September 2020 itu menunjukkan dalam empat tahun terakhir, sejak 2016, persentase warga yang percaya bahwa ada kebangkitan PKI hanyalah berkisar di angka 10-16%.

"Stabil itu artinya bisa kita bunyikan datanya sebagai bahwa ternyata ini propaganda yang tidak begitu laku ya. Nyatanya ya begitu-begitu aja nih. Munculnya ya sekitar bulan Agustus-September atau mendekati pilkada, atau stigma kepada kelompok-kelompok masyarakat terutama yang melakukan perlawanan apalagi itu terkait konflik agraria, konflik yang berkaitan dengan sengketa industri atau bisnis, dan lebih menukik lagi kalau keterkaitannya dengan aparat keamanan, baik kepolisian maupun TNI," tuturnya.

Dia mengaku menemukan beberapa pejuang dalam kasus konflik agraria atau sengketa industri distigma komunisme. Dia pun memberikan contoh salah satunya, seorang kiai di daerah Surokonto Wetan, Kendal, Jawa Tengah. (Baca juga: SMRC Sebut 46% Warga Anggap Kebangkitan PKI Dibesar-besarkan)

"Kiai yang membela petani setempat atas hak penggunaan tanah yang diklaim oleh Perhutani dan kemudian diperjualbelikan ke perusahaan semen, itu si kiai sudah masuk bui, dan sudah keluar, dan sekarang distigma sebagai bagian dari gerakan komunisme. Ini kan konyol sekali, dia seorang kiai tapi itu pun masih distigma seperti itu," papar putri Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pribumi Islam Gus Dur,...
Pribumi Islam Gus Dur, Realitas Islam Indonesia
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Teliti Suara Habibie dan Foto Gus Dur dengan Ijazah Jokowi
Cerita Yenny Wahid tentang...
Cerita Yenny Wahid tentang Perannya saat Gus Dur Menjabat Presiden
Cerita Inayah Wahid...
Cerita Inayah Wahid Masuk Sastra Indonesia hingga Aktif di Teater
Inayah Wahid Putri Gus...
Inayah Wahid Putri Gus Dur Blak-blakan Ngaku Nepo Baby
Faisol Riza: Ada Mimpi...
Faisol Riza: Ada Mimpi Gus Dur yang Belum Tercapai, Tegakkan Hukum Seadil-adilnya
Mengulas Kembali Tragedi...
Mengulas Kembali Tragedi Kelam Lubang Buaya: Fakta yang Terjadi
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Rekomendasi
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved