Satgas Sebut Rekomendasi Harga Swab Mandiri dari BPKP Rp797 Ribu

Senin, 28 September 2020 - 14:41 WIB
loading...
Satgas Sebut Rekomendasi...
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan bahwa rekomendasi harga swab test sudah disampaikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Pemerintah masih terus memformulasikan standarisasi harga swab test atau PCR test. Ketua Satgas Penanganan COVID-19 , Doni Monardo mengatakan bahwa rekomendasi harga sudah disampaikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kami sampaikan bahwa BPKP telah memberikan estimasi harga untuk yang sifatnya kontraktual sebesar Rp439.000 per spesimen. Sedangkan untuk yang sifatnya mandiri, usulan dari BPKP adalah Rp797.000,” ujarnya seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jakarta, Senin (28/9/2020). (Baca juga: Besok Pagi, Wisma Atlet Pademangan Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala)

Namun, dia menyebut rekomendasi ini masih akan dievaluasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Sehingga angka itu nanti tidak memberatkan masyarakat. Tetapi juga tidak merugikan para pengusaha yang bergerak di bidang jasa pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses penyamaan pagu. “Selanjutnya tentang pertanyaan harga swab PCR, pemerintah masih dalam proses menyamakan pagu swab test PCR di Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan akan segera mengumumkan jika sudah ada hasilnya. Wiku memastikan bahwa pemerintah berusaha agar swab test dapat diperoleh dengan harga terjangkau.

“Segera setelah kami dapat hasilnya akan kami umumkan kepada masyarakat. Dan kami berusaha keras agar masyarakat bisa mendapat harga termurah dan terjangkau,” katanya. (Baca juga: Dalgona Kunyit Bisa Tingkatkan Imunitas saat Pandemi Covid-19)

Rencana pengaturan harga swab test disampaikan Wiku pada bulan Agustus lalu. Wiku mengatakan hal ini diatur agar harganya tidak terlalu tinggi bagi masyarakat.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Infografis
Harga Nikel Murah akibat...
Harga Nikel Murah akibat Banjir Pasokan dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved