Kinerja Dinilai Negatif, Komisi IX Minta Menkes Terawan Benahi Sejumlah Hal
Sabtu, 26 September 2020 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
“Testing, hasil test yang masih lama, antrean testing yang masih panjang via Puskesmas, harga testing mandiri sangat bervariatif cenderung mahal, dan lainnya. Tracing, sering lama dilakukan karena sulit melacak jejak kontak yang mata rantainya panjang. Follow up tracing juga masih sering lamban. Misal harus test nunggu beberapa hari karena antre,” paparnya.
Untuk treatment, Mufida menemukan banyak fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang mulai penuh kapasitasnya. Tenaga kesehatan dan tenaga medis juga sudah overload dalam menangani pasien. Bahkan, banyak juga nakes yang gugur akibat terpapar Covid-19.
“Standar layanan fasyankes belum sama dalam penanganan pasien Covid-19, obat belum ada, alat kesehatan, APD (alat pelindung diri), obat dan nutrisi perlu ditingkatkan lagi,” tambah Mufida.
Untuk treatment, Mufida menemukan banyak fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang mulai penuh kapasitasnya. Tenaga kesehatan dan tenaga medis juga sudah overload dalam menangani pasien. Bahkan, banyak juga nakes yang gugur akibat terpapar Covid-19.
“Standar layanan fasyankes belum sama dalam penanganan pasien Covid-19, obat belum ada, alat kesehatan, APD (alat pelindung diri), obat dan nutrisi perlu ditingkatkan lagi,” tambah Mufida.
(nbs)
Lihat Juga :