Pilkada Tetap Dilanjutkan, Dirjen Otda: Butuh Sinergitas dan Kedisplinan

Rabu, 23 September 2020 - 15:47 WIB
loading...
Pilkada Tetap Dilanjutkan,...
Pemerintah, DPR, KPU dan Bawaslu bersikeras tak akan menunda perhelatan Pilkada Serentak tahun 2020 yang sudah dijadwalkan pada 9 Desember mendatang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah, DPR, KPU dan Bawaslu bersikeras tak akan menunda perhelatan Pilkada 2020 yang sudah dijadwalkan pada 9 Desember mendatang. Namun, keputusan tersebut justru terus menuai kritik dari berbagai kalangan.

(Baca juga: Pemerintah Harus Segera Keluarkan Perppu Pilkada di Tengah Pandemi)

Menanggapi hal itu, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik memahami jika banyak kalangan yang khawatir dan mendesak penundaan pilkada dengan berdasarkan alasan pertimbangan keselamatan dan kesehatan publik.

(Baca juga: Menunda Pilkada Bukan Berarti Tak Menjamin Hak Politik Warga)

"Kami memandang adanya desakan penundaan dari civil society sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa negara dan pecutan kepada pemerintah untuk lebih waspada terhadap potensi penyebaran Covid-19 di daerah," kata Akmal dalam diskusi secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Karena itu, pihaknya juga sudah memberikan teguran keras kepada sekitar 85 kepala daerah. Menurut Akmal, para kepala daerah sepakat merubah perilakunya dan menjalankan koordinasi di masing-masing daerah untuk mendukung pelaksanaan pilkada dengan protokol kesehatan yang ketat.

Namun demikian, Akmal berpendapat bahwa pelaksanaan pilkada masih bisa dilanjutkan asalkan pengaturan dan instrumen yang lebih tepat serta terukur dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

"Ini pandemi yang sangat cepat pertumbuhannya sehingga butuh kerja sama, bergerak bersama-sama. Orkestrasi yang terukur dan tepat akan bisa terlaksana dengan baik jika protokol kesehatan dilakukan dengan ketat," imbuhnya.

Di sisi lain, momentum ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bentuk perang terhadap pandemi. Salah satunya dengan melakukan edukasi melalui keterlibatan semua pihak, termasuk partai politik, pasangan calon dan tim sukses.

"Andaikata satu paslon saja punya 100 tim sukses, dari 739 calon bisa jadi ada puluhan ribu orang yang bisa jadi ikut mengedukasi masyarakat. Kalau calon bisa kita paksa untuk menyamakan ide dan fokus terhadap perang terhadap Covid-19 dan dampak ekonominya, ini akan menjadi gerakan besar," tandasnya.

Lantaran itu, Akmal meyakini sinergitas dan kedisiplinan bersama dapat menekan agar penyebaran Covid-19 selama proses tahapan pilkada. Di sisi lain, ia berharap instrument tersebut juga bisa menjadi perang terhadap pandemi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Rekomendasi
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Nikita Mirzani Minta Jaksa yang Tangani Kasusnya Diusut
Berita Terkini
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved