Pilkada di tengah Pandemi, Pemerintah Tak Boleh Abaikan Suara Publik

Rabu, 23 September 2020 - 13:17 WIB
loading...
Pilkada di tengah Pandemi,...
Desakan agar Pilkada serentak 2020 kembali ditunda terus disampaikan sejumlah pihak. Pilkada kali ini dianggap berbahaya karena dilaksanakan di tengah pandemi covid-19 yang makin luas. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Desakan agar Pilkada serentak 2020 kembali ditunda terus disampaikan sejumlah pihak. Pilkada kali ini dianggap berbahaya karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang makin luas. Bahkan, Guru Besar UIN Jakarta, Azyumardi Azra telah bersikap tak akan menggunakan hak pilihnya alias golput dalam pilkada.

Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Anggota dewan Pertimbangan MUI itu mengaku alasan dirinya memilih golput atas dasar solidaritas kemanusiaan akibat banyaknya masyarakat yang jadi korban virus tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, partisipasi pemilih adalah tujuan penting dari Pilkada, sama pentingnya dengan partisipasi peserta pemilihan.

"Sehingga kualitas Pilkada dapat dilihat dari antusiasme pemilih, juga banyaknya kontestan," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (23/9/2020). (Baca juga: Pilkada Membahayakan, Azyumardi Azra Pilih Golput )

Dari sini, menurut dia, semua pihak bisa melihat jika mulai muncul gerakan tidak menggunakan hak pilih alias golput, yang dimulai dari tokoh berpengaruh, maka hal ini menandai lunturnya kredibilitas pilkada.

Dedi menilai itu menandakan lunturnya kepercayaan publik terhadap penyelenggara pilkada. Jika gerakan itu membesar tidak ada pilihan kecuali mengikuti apa yang diinginkan publik. "Pemerintah tidak dapat abai atas keinginan publik," tuturnya.(Baca juga: Perludem Beberkan Sejumlah Dampak Bila Pilkada 2020 Ditunda )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Bertemu Prabowo, Cak...
Bertemu Prabowo, Cak Imin: PKB dari Dulu Inginkan Pilkada melalui DPRD
Bertemu Prabowo, Siti...
Bertemu Prabowo, Siti Zuhro Beri Masukan tentang Sistem Pilkada
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved