Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini menyebut, perkara tersebut tidak mudah karena tak hanya mendapat perhatian luas dari masyarakat, tetapi juga berpotensi menghadapi berbagai tekanan dari beragam kepentingan. Karena itu, penyidik harus tetap berpedoman pada fakta hukum dan alat bukti yang ada.
"Jika komitmen itu dijaga, saya optimistis perkara ini dapat diselesaikan secara profesional, dan mendapat kepercayaan dari masyrakat," ujar Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) ini.
Edi menegaskan, tidak mudah untuk meyakinkan masyarakat bahwa kasus ini sudah ditangani dengan baik dan profesional. Penyidik tentu harus independen dan mengedepankan transparansi dalam penanganannya.
"Kita melihat transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan sangat penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung. Semakin besar perhatian masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab penyidik untuk menunjukkan bahwa hukum sudah ditegakkan berdasarkan fakta, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini menyebut, perkara tersebut tidak mudah karena tak hanya mendapat perhatian luas dari masyarakat, tetapi juga berpotensi menghadapi berbagai tekanan dari beragam kepentingan. Karena itu, penyidik harus tetap berpedoman pada fakta hukum dan alat bukti yang ada.
"Jika komitmen itu dijaga, saya optimistis perkara ini dapat diselesaikan secara profesional, dan mendapat kepercayaan dari masyrakat," ujar Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) ini.
Edi menegaskan, tidak mudah untuk meyakinkan masyarakat bahwa kasus ini sudah ditangani dengan baik dan profesional. Penyidik tentu harus independen dan mengedepankan transparansi dalam penanganannya.
"Kita melihat transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan sangat penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung. Semakin besar perhatian masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab penyidik untuk menunjukkan bahwa hukum sudah ditegakkan berdasarkan fakta, alat bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :