Ratusan WNI Anggota Jamaah Tabligh Masih Tertahan di India

Selasa, 22 September 2020 - 16:02 WIB
loading...
Ratusan WNI Anggota...
Anggota Jamaah Tabligh menunggu bus yang akan membawa mereka ke fasilitas karantina di Nizamuddin, New Delhi, India, 31 Maret 2020. Foto/REUTERS/Adnan Abidi
A A A
JAKARTA - Sebanyak 237 warga negara Indonesia (WNI) anggota Jamaah Tabligh yang tersangkut persoalan hukum di India, hingga kini masih tertahan di sejumlah negara bagian.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, sejauh ini pemerintah Indonesia telah memulangkan atau repatriasi 515 WNI anggota Jamaah Tabligh dari India, dari total 752 WNI anggota Jamaah Tabligh yang ada di sana. Repatriasi terakhir dilakukan terhadap 122 WNI anggota Jamaah Tabligh dari India pada 16 September 2020 lalu.

"Masih terdapat 237 WNI JT yang masih tertahan di India di beberapa negara bagian India," ujar Menlu dalam paparannya saat Rapat Kerja dengan Komisi I DPR yang disiarkan secara virtual, Selasa (22/9/2020).(Baca juga: Jokowi Dipastikan Sampaikan Pidato di Sidang Umum PBB, Catat Waktunya )

Menlu mengatakan, secara keseluruhan, Pemerintah Indonesia per 21 September 2020 kemarin, telah membantu evakuasi dan fasilitasi repatriasi terhadap 151.386 WNI. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan sembako dan alat pelindung diri (APK) sebanyak 530.264 paket.(Baca juga: Giliran Muhammadiyah Minta Pilkada Serentak 2020 )

Menurut Menlu, proses repatriasi anggota Jamaah Tabligh di India sangat berbelit sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk memulangkan mereka ke negara masing-masing, termasuk ke Indonesia. "Kita upayakan semaksimal mungkin, baik secara bilateral maupun bersama beberapa negara ASEAN lainnya," tuturnya.

Dalam pertemuan dengan Menlu India pada 12 September lalu, kata Retno, diketahui anggota Jamaah Tabligh yang berada di India tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga sejumlah negara lain di kawasan ASEAN.

"Karena itu, isu ini kita angkat dalam ASEAN-India Ministerial Meeting, dan Menlu India menanggapi positif dan terus berkoordinasi dengan kementerian lain dan daerah, serta memberikan bantuan agar mereka dapat kembali sesegera mungkin," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
4 WNI ABK Disandera...
4 WNI ABK Disandera Perompak Somalia, Menteri P2MI Koordinasi dengan Kemlu untuk Pembebasan
Prabowo Beri Pelukan...
Prabowo Beri Pelukan Hangat Modi, Antar Kepulangan di Bandara YIA
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Rekomendasi
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved