PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera

Selasa, 07 Juli 2026 - 18:23 WIB
loading...
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM menciptakan lapangan pekerjaan bagi puluhan ribu lulusan SMA/SMK dari keluarga prasejahtera. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Tingginya angka pengangguran lulusan sekolah menengah masih menjadi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan SMK dan SMA masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka yang relatif tinggi dibandingkan beberapa jenjang pendidikan lainnya.

Melalui perluasan layanan dan pendampingan kepada jutaan nasabah, PNM turut menciptakan lapangan pekerjaan yang memberi ruang, termasuk bagi lulusan SMA/SMK untuk bertumbuh, berkarya, dan membangun masa depan. Peran tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah melalui Danantara dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional.

Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan penguatan UMKM akan menciptakan efek berganda yang lebih luas, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, hingga meningkatkan daya saing Indonesia.

Baca juga: Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta

Dony juga menegaskan pentingnya mengedepankan hak pegawai di balik transformasi dan konsolodiasi BUMN. “Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat,” ujar Dony, Selasa (7/7/2026).

PNM membuktikan perluasan akses pembiayaan dan pemberdayaan mampu menghadirkan manfaat yang jauh lebih luas. Pertumbuhan jumlah nasabah mendorong peningkatan kebutuhan tenaga pendamping di lapangan, sehingga membuka peluang kerja bagi puluhan ribu lulusan SMA dan SMK sederajat, khususnya dari keluarga prasejahtera.

“Tidak hanya memperoleh pekerjaan formal, mereka juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi, membangun jenjang karier, hingga melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan PNM,” katanya.

Lihat video: Ada 240 Ribu Guru Lulusan SMA, Prabowo Beri Bantuan Pendidikan Lanjutkan Kuliah


Hingga saat ini, PNM telah menyerap lebih dari 70.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia, dengan sekitar 88% di antaranya merupakan perempuan, dimana lebih dari 43.000 merupakan lulusan SMA dan SMK sederajat.

Mereka menjadi ujung tombak pendampingan bagi jutaan perempuan prasejahtera nasabah PNM Mekaar sekaligus berperan sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat komunitas.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan penciptaan lapangan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari misi pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

Menurutnya, sejak menjadi bagian dari Danantara, PNM terus memperkuat kontribusinya tidak hanya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha ultra mikro, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia.

"Ketika usaha ultra mikro berkembang, kebutuhan tenaga kerja ikut meningkat. Peluang tersebut banyak diisi oleh lulusan SMA dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya memiliki akses kerja yang terbatas.

Karena itu, pemberdayaan yang PNM lakukan tidak hanya melahirkan pengusaha yang lebih mandiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan kesejahteraan di tingkat komunitas," jelas Kindaris.

Melalui pendekatan tersebut, PNM membuktikan bahwa dampak pembiayaan tidak berhenti pada bertambahnya modal usaha. Setiap usaha yang tumbuh mampu menggerakkan ekonomi keluarga, menciptakan kesempatan kerja baru, serta menghadirkan manfaat yang menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Inilah efek berganda pemberdayaan yang terus diperkuat PNM bersama Danantara dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha...
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha di Hambalang, Ajak Gotong Royong Buka Lapangan Kerja
Riset Ungkap Pendapatan...
Riset Ungkap Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Bukti Pemberdayaan UMKM Efektif
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Budaya Kepatuhan dari...
Budaya Kepatuhan dari Pusat hingga Lapangan Jadi Pilar Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Rekomendasi
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Berita Terkini
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Infografis
Gaji PPPK Lulusan SMA...
Gaji PPPK Lulusan SMA 2025, Cek Besaran dan Tunjangannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved