Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Senin, 06 Juli 2026 - 09:26 WIB
loading...
A A A
Pemakaman juga merupakan pertunjukan legitimasi. Dalam ilmu politik, pemakaman kenegaraan acap menjadi panggung sejarah untuk menunjukkan bahwa institusi tetap kokoh, suksesi berjalan, dan negara tidak runtuh meskipun pemimpin tertingginya telah tiada.

Sejarah memang acap memberikan penghormatan kepada mereka yang kuat. Namun, sejarah hanya memberikan keabadian kepada mereka yang adil. Itulah sebabnya, setiap pemimpin seharusnya tidak hanya bertanya bagaimana mempertahankan kekuasaan, tetapi juga bagaimana kelak dia dikenang setelah kekuasaan itu berakhir. Sebab pada akhirnya, manusia tidak hidup abadi di dalam istana, melainkan di dalam rerimbun ingatan.

Bagi Indonesia, prosesi pemakaman Khamenei juga menghadirkan pelajaran yang layak direnungkan. Kita hidup dalam demokrasi yang acap terjebak pada perebutan kekuasaan jangka pendek. Kita mudah mengukur keberhasilan pemimpin melalui angka elektabilitas, pembangunan fisik, atau dominasi politik. Padahal ukuran yang lebih penting adalah apakah selama memimpin ia memperluas martabat manusia, memperkuat keadilan, dan menjaga kebebasan tanpa kehilangan ketertiban.

Pemakaman Khamenei juga mengingatkan bahwa perang, apa pun narasinya, selalu berakhir dengan peti-peti jenazah. Di balik setiap klaim kemenangan, selalu ada keluarga yang kehilangan ayah, ibu, anak, atau saudara. Bahkan, rumah dan bangunan publik yang roboh.

Di balik setiap retorika patriotisme, selalu ada air mata yang tidak pernah tampil dalam konferensi pers para diplomat dan bahkan presiden. Pastinya, pemimpin besar acap memiliki pendukung yang memuja dan pembenci yang menghujat, pada saat yang sama.

Pungkasannya, ketika dunia menyaksikan jutaan orang mengantar Ayatollah Ali Khamenei menuju peristirahatan terakhirnya, sesungguhnya yang sedang dimakamkan bukan hanya seorang pemimpin. Yang sedang diuji adalah cara sebuah bangsa mengenang kekuasaan dan mengingat pemimpinnya. Selamat jalan sang Rahbar menuju jalan keabadian.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Rekomendasi
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
Berita Terkini
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved