Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Bus Hidrolik Disediakan Untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas di Tanah Suci
Melalui momentum Tahun Baru Hijriah ini, Kemenag juga mengajak generasi muda, khususnya Gen Z muslim, untuk mengisi hari-hari ke depan dengan aksi nyata yang positif dan inklusif demi memajukan Indonesia. Generasi muda diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi dan penggerak di masyarakat agar tidak ada lagi dinding pemisah bagi kelompok difabel dalam mengakses pendidikan agama.
"Kami mengajak, terutama bagi generasi muda, Gen Z, untuk mengisi hari ini hingga hari-hari ke depan di tahun baru ini dengan berbagai macam kegiatan yang positif. Ini akan menjadi bekal bagi adik-adik semua untuk menapaki kehidupan yang akan datang, yang tantangannya jauh lebih luar biasa daripada masa muda kita dulu,” ajak Dirjen Bimas Islam.
“Saya titip dua pesan saja kepada anak-anakku yang nanti akan melanjutkan perjuangan memajukan Indonesia: pertama, selalu laksanakan salat; yang kedua, sempatkan untuk mengaji Al-Qur'an," tambahnya.
Acara kick-off ini ditutup dengan prosesi simbolik. Menteri Agama bersama jajaran pejabat Eselon I, staf khusus, dan seluruh peserta yang hadir di atas panggung melakukan tepuk tangan isyarat bersama komunitas Tuli muslim se-Indonesia. Gerakan ini menjadi simbol bahwa seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Agama berkomitmen melahirkan program-program yang adil, afirmatif, dan ramah disabilitas di masa depan.
Melalui momentum Tahun Baru Hijriah ini, Kemenag juga mengajak generasi muda, khususnya Gen Z muslim, untuk mengisi hari-hari ke depan dengan aksi nyata yang positif dan inklusif demi memajukan Indonesia. Generasi muda diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi dan penggerak di masyarakat agar tidak ada lagi dinding pemisah bagi kelompok difabel dalam mengakses pendidikan agama.
"Kami mengajak, terutama bagi generasi muda, Gen Z, untuk mengisi hari ini hingga hari-hari ke depan di tahun baru ini dengan berbagai macam kegiatan yang positif. Ini akan menjadi bekal bagi adik-adik semua untuk menapaki kehidupan yang akan datang, yang tantangannya jauh lebih luar biasa daripada masa muda kita dulu,” ajak Dirjen Bimas Islam.
“Saya titip dua pesan saja kepada anak-anakku yang nanti akan melanjutkan perjuangan memajukan Indonesia: pertama, selalu laksanakan salat; yang kedua, sempatkan untuk mengaji Al-Qur'an," tambahnya.
Acara kick-off ini ditutup dengan prosesi simbolik. Menteri Agama bersama jajaran pejabat Eselon I, staf khusus, dan seluruh peserta yang hadir di atas panggung melakukan tepuk tangan isyarat bersama komunitas Tuli muslim se-Indonesia. Gerakan ini menjadi simbol bahwa seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Agama berkomitmen melahirkan program-program yang adil, afirmatif, dan ramah disabilitas di masa depan.
(cip)
Lihat Juga :