Dorong Pembuatan Perppu Jilid II, DPR Optimistis Gelar Pilkada 2020

Senin, 21 September 2020 - 12:19 WIB
loading...
Dorong Pembuatan Perppu...
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 masih berjalan seagaimana yang direncanakan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR menegaskan hingga saat ini, tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 masih berjalan sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya meskipun, muncul berbagai desakan penundaan pilkada yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

“Hingga saat ini pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 masih berjalan sebagaimana yang direncanakan dan terkendali, khususnya di dalam situasi menghadapi Pandemi Covid-19,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung kepada wartawan, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Mahfud MD Kembali Tegaskan Pemerintah Tak Akan Menunda Pilkada 2020)

Doli menjelaskan, ini adalah hari ke-14 setelah masa pendaftaran calon 4-6 September lalu, yang memang terjadi kerumunan massa dan dikhawatirkan dapat memunculkan klaster baru Covid-19. Namun dari informasi yang diterima Komisi II sampai saat ini, situasi di 270 wilayah yang melaksanakan pilkada masih terkendali. “Tinggal kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan berikutnya, khususnya yang rawan kembali terjadinya pelanggaran terhadap Protokol Kesehatan Covid-19, seperti tahapan penetapan pasangan calon, masa kampanye, dan hari pemilihan,” paparnya.

Politikus Partai Golkar ini melanjutkan, siang ini Komisi II DPR juga akan menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi pelaksanaan tahapan berikutnya. Khususnya, dalam merumuskan aturan-aturan yang lebih kuat, tegas, dan ketat dalam penegakkan disiplin dan penerapan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada Pilkada Serentak 2020. “Kita akan meminta penjelasan dari KPU tentang perubahan Peraturan KPU yang mengatur seluruh tahapan terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat,” imbuh Doli. (Baca juga: Darurat Covid-19, PBNU Minta Pilkada Serentak Ditunda)

Selain penguatan PKPU, legislator Dapil Sumatera Utara (Sumut) III itu menambahkan, pihaknya juga mendorong agar pemerintah segera menyusun dan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang lebih tegas dalam penegakkan disiplin dan penerapan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. (Baca juga: Giliran Muhammadiyah Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda)

Karena itu, Doli mengajak semua pihak untuk tetap optimistis bisa menjalankan seluruh agenda nasional, termasuk Pilkada 2020 di tengah masa Pandemi Covid-19. Indonesia bisa belajar dari sekitar 40-an negara yang telah melaksanakan pemilu, baik nasional maupun lokal di masa pandemi. “Bahkan Amerika Serikat juga sedang melangsungkan Pemilu Presiden hingga November ini, padahal jumlah kasus Covid di sana jauh lebih tinggi. Dan Indonesia adalah negara yang terakhir akan melaksanakan Pemilu dari seluruh negara di dunia di tahun 2020 ini,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Rekomendasi
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved