Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren

Jum'at, 15 Mei 2026 - 17:00 WIB
loading...
A A A
Yang penting, disusun di awal tahun, dievaluasi di akhir tahun. Jangan cuma jadi dokumen yang disimpan di laci.

Langkah Ketiga: Terapkan Sistem Akuntansi Sederhana tapi Konsisten


Kita sering menemukan pesantren yang hebat dalam hal pengajian, tapi catatan keuangannya masih menggunakan buku tulis. Jika ada donatur yang minta laporan, mereka kelabakan.

Di Sidogiri, setelah bertahun-tahun membangun koperasi dan BMT, mereka belajar bahwa setiap transaksi, sekecil apa pun, harus dicatat. Jangan ada uang yang lewat tanpa bukti.

Sekarang sudah banyak aplikasi gratis. Atau bisa menggunakan spreadsheet sederhana. Mulailah dari yang sederhana, yang penting konsisten.

Langkah Keempat: Bentuk Audit internal


Pesantren bukan perusahaan. Ia tidak bisa dikelola seperti pabrik. Karena ada nilai-nilai keislaman yang harus dijaga. Maka, penting memiliki komite pengawas independen.

Komite ini bisa terdiri dari kiai sepuh yang tidak terlibat dalam pengelolaan sehari-hari, dosen ekonomi syariah, atau akuntan publik.

Mereka bertugas mengawasi apakah transaksi keuangan pesantren sudah sesuai syariah, apakah laporan keuangan akurat, dan apakah pengurus menjalankan amanah.

Gontor memiliki Badan Wakaf yang mengawasi penggunaan aset. Sidogiri memiliki dewan pengawas syariah untuk BMT-nya. Darunnajah memiliki Dewan Nazir, Ini bukan untuk mempersulit, tapi untuk menjaga keberkahan.

Langkah Kelima: Diversifikasi Instrumen Investasi Sesuai Waktu


Pesantren sering bingung, uang surplus disimpan di mana? Di bank? Takut riba. Di kas? Tidak produktif. Di tanah? Butuh waktu lama.

Beberapa pengamat keuangan menawarkan matriks sederhana:

Dana operasional yang akan dipakai segera bisa ditempatkan di reksa dana syariah (likuid, risikonya terkendali).

Dana abadi seperti wakaf tunai bisa ditempatkan di sukuk negara (aman, imbal hasil stabil).

Kelebihan dana yang bisa diinvestasikan jangka panjang bisa dialokasikan ke unit usaha riil atau kemitraan musyarakah dengan alumni yang kompeten.

Kuncinya, jangan taruh semua telur dalam satu keranjang.

Sebagian di investasi yang aman, sebagian di investasi yang produktif, sebagian di investasi yang likuid. Seimbang.

Langkah Keenam: Kembangkan SDM Keuangan dari Santri


Kita tidak bisa terus bergantung pada tenaga luar. Pesantren harus mulai memproduksi kadernya sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Rekomendasi
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Berita Terkini
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved