Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan
Jum'at, 08 Mei 2026 - 22:56 WIB
loading...
A
A
A
“Ini semua sebagai sebuah penganda, mari kita siapkan diri kita Kita semarakkan Hari Raya Waisak itu dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat yang nantinya akan membawa kebahagiaan sukacita,” sambungnya.
Baca juga: Kemenag dan KPK Perkuat Pondasi Umat Buddha Dalam Pencegahan Korupsi
Lebih lanjut, Dirjen juga menyampaikan bahwa Bimas Buddha telah mengimplementasikan kebijakan Menteri Agama melalui Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2025 terkait kepedulian terhadap lingkungan.
Bimas Buddha telah menjalankan kebijakan tersebut dengan berbagai program, yakni pelatihan eco enzyme, dilanjutkan penuangan pada tangal 10 Mei 2026 mendatang, terkhusus pada hari ini digelar kegiatan juga gerakan 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle.
“Artinya apa? Mari kita kurangi konsumsi-konsumsi yang kurang bermanfaat. Mari kita kendalikan nafsu kita. Kita makan, kita gunakan barang-barang konsumtif secara terukur agar tidak menyisakan barang konsumtif yang kita konsumsi,” jelasnya.
Gerakan untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mengolah tersebut perlu dikuatkan melalui pendekatan keagamaan yakni ekoteologi.
Baca juga: Kemenag dan KPK Perkuat Pondasi Umat Buddha Dalam Pencegahan Korupsi
Lebih lanjut, Dirjen juga menyampaikan bahwa Bimas Buddha telah mengimplementasikan kebijakan Menteri Agama melalui Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2025 terkait kepedulian terhadap lingkungan.
Bimas Buddha telah menjalankan kebijakan tersebut dengan berbagai program, yakni pelatihan eco enzyme, dilanjutkan penuangan pada tangal 10 Mei 2026 mendatang, terkhusus pada hari ini digelar kegiatan juga gerakan 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle.
“Artinya apa? Mari kita kurangi konsumsi-konsumsi yang kurang bermanfaat. Mari kita kendalikan nafsu kita. Kita makan, kita gunakan barang-barang konsumtif secara terukur agar tidak menyisakan barang konsumtif yang kita konsumsi,” jelasnya.
Gerakan untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mengolah tersebut perlu dikuatkan melalui pendekatan keagamaan yakni ekoteologi.
Lihat Juga :