Kemenag dan KPK Perkuat Pondasi Umat Buddha Dalam Pencegahan Korupsi

Senin, 15 Desember 2025 - 13:28 WIB
loading...
Kemenag dan KPK Perkuat...
Kemenag dan KPK meluncurkan enam buku antikorupsi lintas agama pada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan enam buku antikorupsi lintas agama pada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta. Peluncuran buku tersebut menjadi simbol komitmen Kemenag dan KPK dalam memperkuat pemahaman (logos) dan aksi nyata (ethos) masyarakat terhadap integritas.

Setiap buku menggali ajaran agama masing-masing untuk membangun perilaku antikorupsi. Dengan peluncuran buku antikorupsi lintas agama dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat melalui masing-masing agama sebagai landasan hidup.

Baca juga: Menag Ajak Jajarannya Efisiensi: Mari Jadikan Kemenag Lebih Kinclong

Dalam kesempatan peluncuran enam buku antikorupsi lintas agama, terdapat buku dengan judul ”Jalan Dhamma Jalan Anti Korupsi: Cara Menjadi Buddhis Berintegritas dan Berani Menolak Korupsi”.



Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi menyampaikan bahwa peluncuran buku merupakan bentuk komitmen nyata Ditjen Bimas Buddha untuk mengintegrasikan nilai-nilai luhur ajaran Buddha dengan gerakan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Ini adalah upaya kami untuk menjadikan Dhamma atau ajaran kebenaran, bukan hanya sebagai panduan dalam spiritual, tetapi juga sebagai fondasi moral yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” kata Supriyadi, dikutip Senin (15/12/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Rekomendasi
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved