PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol

Jum'at, 08 Mei 2026 - 17:42 WIB
loading...
PDIP Tolak Revisi UU...
Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus tegas menolak munculnya usulan agar revisi Undang-Undang Pemilu menjadi usul inisiatif pemerintah. Ilustrasi/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus tegas menolak munculnya usulan agar revisi Undang-Undang Pemilu menjadi usul inisiatif pemerintah. Alasannya, yang memiliki kepentingan terhadap pemilu adalah partai politik ( parpol ).

"Yang berkepentingan terhadap pemilu itu partai politik sebagai peserta pemilu. Menyerahkan inisiatif RUU Pemilu kepada pemerintah sama saja dengan menyerahkan "nyawa" partai politik dan demokrasi kepada kekuasaan," kata Deddy kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Usulan ini diketahui sebelumnya disampaikan Waketum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay. Dia menyebut jika revisi UU Pemilu ini atas inisiatif pemerintah, dapat menghindari perbedaan pandangan antarpartai politik di awal pembahasannya.



Deddy mengingatkan bahwa dalam politik pasti ada perbedaan, perdebatan, pergumulan, dan pada akhirnya menghasilkan konsensus. Dari perbedaan itulah, kata dia, justru yang melahirkan partai politik, pemilu, dan demokrasi.

"Dalam keluarga saja bisa ada perbedaan dan "pergulatan" apalagi dalam politik. Kalau takut perbedaan dan pergulatan ya nggak usah berpolitik atau bikin partai politik. Masak folosofi begini saja PAN nggak ngerti?" ujarnya.

Deddy kembali menegaskan dirinya tidak setuju apabila revisi UU Pemilu menjadi inisiatif pemerintah. "Usulan ini aneh, sebab banyak UU teknis justru dijadikan inisiatif DPR, tetapi UU yang vital bagi DPR malah diusulkan jadi inisiatif pemerintah," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rekomendasi
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Berita Terkini
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Infografis
Terungkap, 11 Negara...
Terungkap, 11 Negara Tolak Ukraina Jadi Anggota NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved