Membaca Iran, Mengingat Pesantren

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB
loading...
A A A
Ini bukan soal bagus atau jelek. Ini soal konteks. Hauzah cocok dengan sistem politik Iran yang terpusat. Pesantren cocok dengan budaya demokrasi kita yang suka rembugan.

Pelajaran yang Bisa Dipetik


Jadi, apa yang bisa kita pelajari dari Iran?

Pertama, pentingnya menjaga identitas. Persia bisa bertahan sebagai entitas budaya meskipun sudah berabad-abad di bawah kekuasaan asing. Pesantren juga harus begitu. Terbuka pada perubahan, tapi tidak kehilangan ruh.

Kedua, institusi pendidikan adalah benteng terakhir. Ketika negara goyah, ketika ekonomi terpuruk, yang tetap berdiri adalah lembaga-lembaga yang mengakar pada masyarakat. Hauzah membuktikan itu. Pesantren juga.

Ketiga, jangan mudah terbuai dengan analogi. Iran dan pesantren punya sejarah yang berbeda, cara bertahan yang berbeda, dan ongkos sosial yang berbeda pula. Iran bertahan dengan harga yang mahal: sanksi, isolasi, rakyat yang menderita. Pesantren bertahan dengan cara yang lebih damai: berdialog, beradaptasi, menjadi mitra pemerintah.

Saya tidak ingin pesantren menjadi "Iran mini". Cukup jadi pesantren saja. Tetap ngaji, tetap mengabdi, tetap merawat ukhuwah. Karena kekuatan pesantren bukan pada "menolak runtuh" dengan cara konfrontatif, tapi pada kemampuannya tetap hidup dan memberi manfaat di tengah perubahan zaman.

Itu saja. Tidak perlu jadi peradaban yang megah. Cukup jadi warung kopi tempat orang nyaman berteduh.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Komdigi Siapkan Roadmap...
Komdigi Siapkan Roadmap AI, Pesantren Didorong Jadi Jangkar Moral Sosial
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
Rekomendasi
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved