Respons Pontjo Sutowo Soal Saiful Mujani Dituduh Makar

Rabu, 15 April 2026 - 14:34 WIB
loading...
Respons Pontjo Sutowo...
Ketua Umum Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Pontjo Sutowo. Foto: Niko Prayoga
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Pontjo Sutowo buka suara menanggapi pernyataan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani yang menyinggung upaya untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Pontjo, apa yang disampaikan Saiful Mujani merupakan bentuk ungkapan pendapat terkait masa depan bangsa, sehingga hal itu tidak boleh diartikan sebagai hal yang lain.

“Seorang Saiful Mujani memberikan pendapatnya bagaimana bangsa ke depan. Pendapat itu tidak boleh diartikan lain,” kata Pontjo saat diwawancarai usai Halalbihalal FKPPI di Griya Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (15/6/2026).

Ia menyebut, Saiful Mujani merupakan seorang cendekiawan. Sehingga, sikap yang dilakukan oleh Saiful Mujani tidak bisa serta merta dikategorikan sebagai makar. Apalagi, cendekiawan sendiri memiliki peran penting bagi bangsa Indonesia.

Baca juga: Eks Hakim Agung: Pernyataan Saiful Mujani Penuhi Ciri-ciri Sikap Inkonstitusional



“Peran cendekiawan untuk memerdekakan bangsa ini penting. Tidak boleh itu dikategorikan sebagai satu sikap yang seolah-olah makar. Tidak ada makar itu,” ucap dia.

Apalagi, lanjut dia, Indonesia dibangun juga atas partisipasi aktif dari para cendekiawan. Pontjo menilai, para cendekiawan sendiri merupakan bagian dari penggerak masyarakat.

“Indonesia itu dibangun karena partisipasi aktif daripada cendekiawan. Kelompok yang bisa menggerakkan masyarakat dan salah satu penggerak masyarakat itu adalah para cendekiawan,” tutur Pontjo.

Maka itu, para cendekiawan harus lebih aktif memberikan pandangan demi kemajuan bangsa dan tidak bisa diterjemahkan secara sepihak. Terlebih, di tengah situasi zaman yang semakin modern dan majunya dunia digital yang cenderung semu.

“Cendekiawan harus lebih aktif gitu, dan tidak boleh diterjemahkan secara lain. Kita hari ini menghadapi suatu perang modern di mana kita secara digital terpengaruh seolah-olah yang berjuang yang mana jadi tidak jelas,” papar dia.

Sehingga, setiap hal harus bisa dinilai secara objektif dibarengi dengan pikiran yang jernih. “Kita harus mampu secara jernih karena tidak ada bangsa yang bisa maju tanpa daya nalar yang baik,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Pigai Minta Pernyataan...
Pigai Minta Pernyataan Saiful Mujani Diuji di Pengadilan, Mahfud: Tidak Begitu!
Mahfud MD Sebut Pernyataan...
Mahfud MD Sebut Pernyataan Saiful Mujani Bukan Tindakan Makar
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
Dilaporkan ke Polisi...
Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Saiful Mujani: Hak Warga untuk Melapor
Puan Maharani Soroti...
Puan Maharani Soroti Fenomena Pengamat Dilaporkan ke Polisi: Hukum Harus Dijalankan Secara Adil
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
Rekomendasi
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved