Kebijakan WFH Diumumkan Malam Ini

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:45 WIB
loading...
Kebijakan WFH Diumumkan...
Pemerintah akan mengumumkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (31/3/2026) malam. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mengumumkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (31/3/2026) malam. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).

"Oh, nanti malam (kebijakan WFH diumumkan). Kita tunggu saja nanti malam, ya. Nanti malam kita tunggu," ungkap Zulhas saat ditemui di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan WFH sebagai respons atas dampak konflik di Timur Tengah yang kian memanas.

Baca Juga: Kebijakan WFH Bakal Diumumkan Besok

Kebijakan yang rencananya diterapkan setiap hari Jumat ini dinilai efektif untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu produktivitas nasional.

"Nggak ganggu produktivitas kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih hari Jumat, itu kan hari pendek. Jadi pasti ada penghematan BBM berapa persen,” ujar Purbaya kepada awak media seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/3/2026).

Menurut Purbaya, penerapan WFH satu hari dalam sepekan tidak akan mengganggu produktivitas secara keseluruhan, asalkan diterapkan secara selektif. Ia menegaskan bahwa sektor-sektor yang membutuhkan operasional berkelanjutan seperti pabrik dan pelayanan publik tetap dapat berjalan seperti biasa tanpa harus mengikuti skema WFH.



"Untuk pelayanan publik juga tetap jalan. Jadi harusnya tidak masalah kalau cuma satu hari saja. Produktivitas kita secara total tidak akan terlalu terganggu," jelasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
GKSR Bakal Buka Komunikasi...
GKSR Bakal Buka Komunikasi ke Pimpinan DPR dan Pemerintah soal RUU Pemilu
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Rekomendasi
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved