Imajinasi Mudik ke Jakarta

Jum'at, 20 Maret 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A

Paradoks Urbanisasi


Kota-kota tumbuh pesat, tetapi bukan sebagai komunitas yang kohesif. Mereka menjadi ruang bertahan hidup: padat, timpang, dan seringkali anonim.

Inilah paradoks urbanisasi modern: ia menjanjikan mobilitas, tetapi menghasilkan keterasingan. Individu menjadi aktif secara ekonomi, tetapi kehilangan kontinuitas sosialnya.

Dalam situasi seperti ini, mudik tetap bertahan sebagai kebutuhan eksistensial. Ia menjadi satu-satunya momen ketika individu kembali merasa utuh—terhubung dengan identitasnya.

Mengoreksi Imajinasi Kota


Kontroversi Mudik ke Jakarta mungkin terdengar remeh. Namun sesungguhnya, ia membuka persoalan mendasar: kegagalan membayangkan Indonesia di luar kota. Jika negara—dan para pejabatnya—terus mereproduksi imajinasi bahwa pusat adalah tujuan akhir, maka ketimpangan tidak hanya akan bertahan, tetapi juga dilegitimasi secara simbolik.

Karena itu, yang perlu dikoreksi bukan hanya istilah, tetapi cara berpikir. Desa tidak boleh lagi dilihat sebagai ruang yang ditinggalkan, melainkan sebagai pusat kehidupan yang sah—secara ekonomi, sosial, dan simbolik.

Sampai perubahan itu terjadi, orang Indonesia akan terus hidup dalam dua dunia: bekerja di kota, tetapi mencari makna di kampung halaman.

Dan selama kota belum mampu memberikan “rumah” bagi warganya, maka mudik tidak akan pernah kehilangan maknanya. Ia bukan sekadar tradisi. Ia adalah benteng terakhir untuk tetap menjadi manusia.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
Rekomendasi
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved