Kekerasan dan Bayang Impunitas

Jum'at, 20 Maret 2026 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, differential association theory menjelaskan bahwa perilaku kriminal dapat dipelajari melalui interaksi dalam kelompok kecil. Dalam konteks ini, aktor intelektual berperan sebagai sumber legitimasi, membentuk cara pandang yang membuat tindakan kekerasan dianggap dapat diterima. Ia tidak hanya memberi perintah, tetapi juga menyediakan pembenaran.

Sementara itu, dari perspektif rational choice, tindakan semacam ini kerap dirancang secara kalkulatif. Risiko diminimalkan, peran dibagi, dan jarak antara perencana dan pelaksana dijaga. Inilah yang membuat aktor intelektual sering kali lebih sulit dijangkau oleh proses hukum.

Dengan demikian, mengungkap pelaku lapangan tanpa menelusuri struktur di belakangnya sama dengan membaca cerita tanpa memahami alurnya. Yang terlihat hanyalah permukaan, sementara inti persoalan tetap tersembunyi.

Data Satu Pintu

Kompleksitas kasus ini tidak hanya terletak pada struktur pelaku, tetapi juga pada pengelolaan informasi. Keterlibatan berbagai institusi dalam proses penanganan menuntut adanya koordinasi yang kuat dan sinergi data yang solid.

Dalam praktiknya, perbedaan pernyataan atau ketidaksinkronan informasi dapat menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Publik tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga yang konsisten dan dapat dipercaya. Tanpa itu, ruang spekulasi akan terbuka lebar.

Karena itu, penting untuk memastikan bahwa komunikasi publik berjalan dalam satu kerangka yang utuh. Data yang disampaikan harus terverifikasi, terkoordinasi, dan tidak saling bertentangan. Pendekatan ini bukan sekadar soal teknis komunikasi, tetapi bagian dari akuntabilitas penegakan hukum.

Kejelasan informasi juga memiliki dampak langsung terhadap kepercayaan publik. Dalam kasus yang sensitif, kepercayaan menjadi modal utama bagi institusi negara. Ketika informasi disampaikan secara terbuka dan konsisten, publik akan melihat bahwa proses hukum berjalan dengan arah yang jelas.

Sebaliknya, jika narasi berkembang secara terpisah-pisah, maka yang muncul bukan hanya kebingungan, tetapi juga kecurigaan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat melemahkan legitimasi penegakan hukum itu sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Rekomendasi
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved