Harga Minyak Naik, Nalar Fiskal Jangan Turun

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:39 WIB
loading...
A A A
Di sisi yang lebih strategis, subsidi energi harus makin presisi. Jangan sampai APBN dibela mati-matian, tetapi uangnya tetap bocor ke konsumsi kelompok yang sebenarnya tidak perlu dibantu. Negara tidak didirikan untuk menyubsidi kenyamanan pemilik mobil besar yang doyan kemacetan. Negara ada untuk melindungi kelompok rentan dan menjaga stabilitas ekonomi. Itu dua hal yang berbeda dari memelihara distorsi.

Karena itu, reformasi subsidi, efisiensi energi, dan percepatan bauran bioenergi bukan isu teknis pinggiran, melainkan inti dari ketahanan fiskal. Pemerintah memang sedang mempertimbangkan kembali dorongan biodiesel yang lebih tinggi di tengah lonjakan harga minyak. Namun, kebijakan semacam itu harus dihitung matang, bukan dijadikan semacam jimat anti-impor yang dipamerkan saat panik.

Di ujungnya, kita perlu jernih membaca situasi. Tidak merevisi APBN sekarang adalah keputusan yang benar. Tetapi keputusan benar hari ini bisa menjadi keputusan salah besok bila tidak disertai disiplin evaluasi dan keberanian membenahi struktur. Pemerintah tidak boleh tunduk pada kepanikan pasar.

Namun pemerintah juga tidak boleh berlindung terlalu lama di balik kata “sesaat” bila gejolak ternyata berubah menjadi tren. Di situlah mutu kepemimpinan ekonomi diuji: bukan pada kemampuan membuat pernyataan tenang, melainkan pada kemampuan membedakan kapan harus diam, kapan harus mengoreksi, dan kapan harus memotong kebocoran yang selama ini dibiarkan.

APBN memang tidak boleh ditawan oleh fluktuasi harga minyak sesaat. Tetapi lebih penting lagi, APBN juga tidak boleh disandera oleh ilusi bahwa semua akan baik-baik saja selama pejabat masih terdengar tenang. Dalam ekonomi, ketenangan itu baik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Berita Terkini
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved