Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fokus Wujudkan Nol Pengungsi di Tenda
Jum'at, 27 Februari 2026 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menjamin akuntabilitas, Tito menegaskan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. “Penyerahan uang bantuan agar diekspos dalam ceremony yang disaksikan oleh Forkopimda dan media,” tegasnya.
Di sisi lain, pemulihan ekonomi masyarakat menunjukkan tren positif. Aktivitas pasar rakyat telah kembali beroperasi 100 persen di Sumatra Utara dan Sumatera Barat. Pemerintah juga menyalurkan bantuan Rp72,75 miliar untuk pembelian sapi lokal dalam rangka mendukung tradisi Meugang menjelang Ramadan di Aceh, yang dikelola oleh pemerintah daerah untuk masyarakat terdampak.
Tito menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor. Sebanyak 90.109 personel gabungan dari TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta 10.090 relawan mahasiswa terlibat langsung dalam proses pemulihan di lapangan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sugianto Kusuma. Hadir pula Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy.
Pemerintah menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada pemulihan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat bangkit, kembali produktif, dan menjalani kehidupan yang lebih baik dari sebelum bencana.
Di sisi lain, pemulihan ekonomi masyarakat menunjukkan tren positif. Aktivitas pasar rakyat telah kembali beroperasi 100 persen di Sumatra Utara dan Sumatera Barat. Pemerintah juga menyalurkan bantuan Rp72,75 miliar untuk pembelian sapi lokal dalam rangka mendukung tradisi Meugang menjelang Ramadan di Aceh, yang dikelola oleh pemerintah daerah untuk masyarakat terdampak.
Tito menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor. Sebanyak 90.109 personel gabungan dari TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta 10.090 relawan mahasiswa terlibat langsung dalam proses pemulihan di lapangan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sugianto Kusuma. Hadir pula Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy.
Pemerintah menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada pemulihan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat bangkit, kembali produktif, dan menjalani kehidupan yang lebih baik dari sebelum bencana.
(rca)
Lihat Juga :