Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Swiss Kurang Dana dan Terancam Tidak Terwujud
Kamis, 26 Februari 2026 - 21:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gulai Tunjang Menyambut Musim Gugur di Heidiland
Kesempatan mendirikan masjid pertama komunitas muslim Indonesia di Swiss bermula dari adanya peluang pembelian sebuah gedung di Jalan Yupiter 15b, Bern. Sejak enam bulan silam, pihak penjual menyepakati transaksi jual beli bangunan dua lantai itu.
Enam bulan waktu yang diberikan untuk menutup transaksi jual beli tersebut. Syarat lain, uang untuk pembelian tersebut harus dikumpulkan dari perorangan. "Bukan dari suatu negara atau organisasi tertentu,“ kata Youcki.
Akhir Maret ini, jika kekurangan 1 juta Swiss Franch, atau setara Rp2 miliar tidak terkumpul, maka transaksi tersebut bisa batal. Dalam situs crowfunding yang bisa diakses online, dana yang terkumpul masih jauh dari harapan.
Selama ini, masyarakat muslim Indonesia di Bern melaksanakan kegiatan keislaman dengan menyewa gedung masjid lain. "Sebenarnya inilah saatnya kita bisa memiliki gedung sendiri secara permanen,“ sebut Youcki. Dalam penggalangan dana ini, IIKV juga menggandeng Islamic Zentrum Bern (IZB).
Kesempatan mendirikan masjid pertama komunitas muslim Indonesia di Swiss bermula dari adanya peluang pembelian sebuah gedung di Jalan Yupiter 15b, Bern. Sejak enam bulan silam, pihak penjual menyepakati transaksi jual beli bangunan dua lantai itu.
Enam bulan waktu yang diberikan untuk menutup transaksi jual beli tersebut. Syarat lain, uang untuk pembelian tersebut harus dikumpulkan dari perorangan. "Bukan dari suatu negara atau organisasi tertentu,“ kata Youcki.
Akhir Maret ini, jika kekurangan 1 juta Swiss Franch, atau setara Rp2 miliar tidak terkumpul, maka transaksi tersebut bisa batal. Dalam situs crowfunding yang bisa diakses online, dana yang terkumpul masih jauh dari harapan.
Selama ini, masyarakat muslim Indonesia di Bern melaksanakan kegiatan keislaman dengan menyewa gedung masjid lain. "Sebenarnya inilah saatnya kita bisa memiliki gedung sendiri secara permanen,“ sebut Youcki. Dalam penggalangan dana ini, IIKV juga menggandeng Islamic Zentrum Bern (IZB).
(shf)
Lihat Juga :