Hukum Kepemimpinan dalam Organisme Pesantren

Jum'at, 20 Februari 2026 - 13:54 WIB
loading...
A A A
Di Gontor, Trimurti mewariskan nilai-nilai yang terus dirawat lebih dari satu abad.⁴ Di Termas, Syaikh Mahfudz at-Tarmasi meninggalkan kitab-kitab yang menjadi rujukan lintas generasi. Di Sidogiri, KH. Nawawi Thoyib membangun sistem ekonomi yang terus berjalan meski beliau telah tiada.

KH. Mahrus Amin menggagas Gerakan Seribu Pesantren. Beliau tidak ingin Darunnajah hanya besar di Ulujami. Beliau ingin tunas-tunasnya tersebar ke seluruh Nusantara, menjadi pohon-pohon baru yang mandiri, tapi tetap mewarisi DNA yang sama. Kini, puluhan cabang telah berdiri. Dengan ciri khas tetapi tetap terhubung dalam jaringan nilai yang sama.⁵

"The law of the lead" dalam regenerasi adalah: pemimpin terbaik adalah yang menyiapkan pengganti yang lebih baik.

Kesimpulan


Pada akhirnya, "the law of the lead" dalam kacamata organisme pesantren bukan tentang seberapa keras suara pemimpin, atau seberapa tinggi jabatannya. Ia tentang seberapa mampu pemimpin itu menghidupkan sistem di sekelilingnya.

Pemimpin yang baik menciptakan pengikut.
Pemimpin yang hebat menciptakan pemimpin baru.
Pemimpin yang abadi menciptakan sistem yang terus melahirkan pemimpin, dari generasi ke generasi.

Di Sidogiri, kepemimpinan melahirkan kemandirian ekonomi.
Di Termas, kepemimpinan melahirkan sanad keilmuan.
Di Darunnajah, kepemimpinan melahirkan manajemen pesantren yang bisa dicopy paste di seluruh Indonesia.
Di Gontor, kepemimpinan melahirkan nilai-nilai yang terus dirawat lebih dari satu abad.

Maka, jika kita ingin pesantren tetap hidup sebagai organisme, jadilah pemimpin yang memahami hukum ini. Bergerak totalitas, tapi tetap lillāh. Memimpin dari depan, tapi juga mempercayakan. Dan yang terpenting: siapkan tunas-tunas baru, karena suatu saat kita akan "ditebang". Dan dari kematian kita, akan lahir kehidupan baru yang lebih luas, lebih besar, lebih bermanfaat.

Seperti pohon pisang yang rela ditebang demi tunas-tunas baru, seperti kiai yang tidur pulas karena yakin santrinya akan meneruskan. Itulah "the law of the lead" yang sejati dalam kacamata organisme pesantren. Bukan tentang seberapa keras suara kita, tapi seberapa panjang napas manfaat yang kita tinggalkan. Bukan tentang kita, tapi tentang keberlanjutan setelah kita tiada.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Rekomendasi
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved