Multi Pemangku Kepentingan untuk Jaga Jakarta Bersih

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:04 WIB
loading...
A A A
Pelajaran dari gerakan Citarum Harum menjadi contoh munculnya pola hubungan baru sipil dan militer. Studi-studi keterlibatan militer dalam kegiatan sipil dapat dilihat di Amerika Serikat, India dan Bostwana. US Army Corps Engineers (USACE) terlibat dalam penanganan infrastruktur banjir di Sungai Kissmmee dari tahun 1999 sampai dengan 2021.

Militer Botswana yang tergabung dalam The Bostawana Defence Force terlibat dalam menjaga konservasi dan melindungi satwa-satwa liar. Di India militernya dilibatkan dalam Satuan Tugas Ekologi (ETF). Militer India berhasil menjaga keseimbangan peran. Mereka bertugas sebagai penjaga pertahanan dan penanganan perubahan iklim. Keterlibatan militer dalam penanganan kemanusiaan bukan pada dominasi militer terhadap sipil, tetapi pada keahlian.

Perlu pembagian peran TNI/Polri di lapangan. Porsi peran kepolisian diharapkan dapat mencegah dan menanggulangi kerusakan lingkungan hidup. Polri sebagai bagian dari Sistem Peradilan Pidana dapat menggunakan sejumlah delik pencemaran lingkungan terhadap individu dan perusahaan yang menimbulkan kerusakan lingkungan hidup.

Dalam penegakan hukum lingkungan Polri bersama kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjalankan mandat dan kewenangannya telah dilengkapi dengan seperangkat peraturan, dan mekanisme untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan hidup yang lebih parah.

Dari pihak dunia usaha seperti perbankan, maka keterlibatan dalam Program JJB adalah tidak memberikan kredit terhadap pelaku usaha yang melakukan pencemaran. Kegiatan ini tentu saja mendukung peran aparat penegak hukum dalam pencegahan dan penegakkan hukum lingkungan.

Pendekatan multi pemangku kepentingan Citarum Harum dapat ditiru dalam Gerakan Jakarta Bersih. Program yang sudah diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta membutuhkan payung hukum seperti Peraturan Presiden agar kewenangan tidak tumbang tindih. Pendekatan multi kepentingan dalam Program JBB diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan.

Program dapat mendukung program pemerintah pusat untuk menciptakan Indonesia yang aman, sehat, resik dan indah. Pemangku kepentingan yang mendukung pendekatan ekologi tidak hanya TNI/Polri tetapi juga pemerintah daerah, organisasi nonpemerintah, organisasi antarpemerintah dan masyarakat.

Partisipasi aktif masyarakat diperlukan. Lembaga seperti PMI dapat ikut andil dalam kegiatan promosi kesehatan dalam gerakan Jaga Jakarta Bersih. Pelibatan lebih dari 100 ribu personel, tetapi tidak ada partisipasi aktif multi pemangku kepentingan berpotensi pada kegagalan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved