Danantara, Moody's, dan Harga Kepastian

Minggu, 08 Februari 2026 - 16:12 WIB
loading...
A A A

2) Danantara: mandat besar, kerangka belum “terbaca”

Moody’s menilai Danantara memunculkan ketidakpastian pendanaan dan tata kelola. Sebagian ringkasan pemberitaan menyebut mandat pengelolaan aset BUMN yang sangat besar (diestimasi >US$900 miliar, sekitar 60% PDB nominal 2025). Dalam dunia investor institusional, semakin besar mandat, semakin tinggi tuntutan: aturan main, pagar konflik kepentingan, standar pengungkapan, dan disiplin risiko.

3) Relasi Danantara–APBN: titik sensitif

Kekhawatiran yang sering muncul (dan ini yang perlu dipatahkan dengan desain kebijakan yang rapi) adalah: apakah Danantara akan menjadi “jalan pintas” pembiayaan ambisi pembangunan—misalnya dengan struktur yang membuat pasar menafsirkan beban fiskal terselubung? Di saat yang sama, wacana soal kerangka fiskal—termasuk pembicaraan mengenai batas defisit—ikut menambah persepsi ketidakpastian, meski pemerintah menegaskan komitmen pada disiplin fiskal.

Rekomendasi Strategik

1) “Bacaable governance”: bikin struktur yang mudah diaudit

Danantara perlu segera mempublikasikan kerangka tata kelola yang setara praktik sovereign investor: mandat investasi, batas risiko, kebijakan konflik kepentingan, proses pengadaan, dan pelaporan berkala—bukan sekadar press statement. Moody’s sendiri sejak awal menekankan bahwa implikasi kredit Danantara akan banyak ditentukan oleh tujuan kebijakan dan eksekusinya, terutama terhadap BUMN.

2) Pisahkan sumber dana, pisahkan risiko

Pasar butuh garis tebal: mana pembiayaan layanan publik lewat APBN, mana investasi komersial lewat Danantara. Jika ada penyertaan negara, tentu harus jelas bentuknya (equity/penugasan/ penjaminan), harganya, dan batas maksimalnya. Ini penting agar “risiko Danantara” tidak otomatis dibaca sebagai “risiko fiskal Indonesia”.

3) Kuatkan sinyal kredibel: disiplin fiskal dan independensi moneter

Moody’s menyinggung risiko pelebaran defisit dan isu yang menyentuh independensi kebijakan. Respons terbaik bukan debat, melainkan commitment device: aturan fiskal yang konsisten, komunikasi kebijakan yang rapi, dan bukti eksekusi. Bank Indonesia sudah memegang satu sisi narasi dengan menekankan stabilitas, inflasi yang terjaga, serta proyeksi transaksi berjalan yang rendah. Tinggal sisi fiskal dan tata kelola investasi institusional yang harus dibuat sama solidnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger Empat Perusahaan Pengelola Aset BUMN
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
Rekomendasi
Vicky Prasetyo Bantah...
Vicky Prasetyo Bantah Terlantarkan Fangfang, Selalu Nafkahi Meski Hubungan Jarak Jauh
BPOM Terbitkan Aturan...
BPOM Terbitkan Aturan Baru Iklan Obat, Influencer Dilarang Promosi
Wardatina Mawa Resmi...
Wardatina Mawa Resmi Cerai dari Insanul Fahmi, Unggah Pesan Menohok untuk Mantan Suami
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Akui Rumah di Sentul yang Digeledah Polri Miliknya
Prabowo Resmikan 5 Bendungan...
Prabowo Resmikan 5 Bendungan Serentak di Lombok, Aceh, Jateng dan Bali
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jalan Sempoyongan di KPK usai Terjaring OTT
44 Pati TNI AD Resmi...
44 Pati TNI AD Resmi Naik Pangkat, Ini Nama dan Jabatannya
Sinergi dengan 138 Kampus...
Sinergi dengan 138 Kampus dalam Pendidikan Advokat, Peradi Profesional Raih Rekor MURI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Sangkal Mengundurkan Diri
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved