Guru Madrasah Swasta dan Jalan Keadilan Pendidikan Keagamaan

Kamis, 05 Februari 2026 - 16:54 WIB
loading...
Guru Madrasah Swasta...
Abidin Fikri, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan (PDIP). Foto/Ist
A A A
Abidin Fikri
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

GURU madrasah swasta menjadi pilar penting pendidikan keagamaan di Indonesia. Mereka hadir di desa-desa, daerah pinggiran, hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), menjaga denyut pendidikan Islam agar tetap hidup dan berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

Namun ironisnya, hingga hari ini, banyak guru madrasah swasta justru berada dalam situasi ketidakpastian. Status kepegawaian yang belum jelas, kesejahteraan yang tertunda, serta pengakuan profesional yang belum sepenuhnya setara.

Guru dan ruang belajar bukan sekadar komponen teknis, melainkan penentu kualitas peradaban. Karena itu, ketika masih ada guru madrasah yang hanya menerima honor Rp100.000 per bulan, maka sesungguhnya yang sedang dipertaruhkan bukan hanya kesejahteraan individu, melainkan martabat negara di hadapan konstitusinya sendiri.

Ini harus menjadi kegelisahan sekaligus menjadi sinyal keras bahwa negara tidak boleh abai terhadap guru madrasah yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan keagamaan, khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat perhatian.

Sebagai mitra kerja Kementerian Agama, Komisi VIII DPR memandang persoalan guru madrasah swasta bukan semata isu teknis birokrasi, melainkan persoalan keadilan, keberpihakan negara, dan masa depan pendidikan keagamaan nasional.

Tanggung Jawab Negara


Pendidikan keagamaan adalah kewenangan pemerintah pusat. Artinya, tanggung jawab atas kesejahteraan guru madrasah tidak bisa dilempar ke daerah, yayasan, atau masyarakat semata. Ketika negara hadir mengatur kurikulum, standar pendidikan, dan arah kebijakan, maka negara juga wajib hadir menjamin kehidupan yang layak bagi para pendidiknya.

Sikap tegas Komisi VIII yang mengaitkan persoalan gaji guru madrasah dengan persetujuan anggaran Kementerian Agama (Kemenag) merupakan bentuk pengawasan yang konstitusional sekaligus bermoral. Anggaran negara seharusnya menjadi alat keberpihakan, bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Kembali Periksa Eks Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Rekomendasi
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved