Guru Besar UGM Ungkap Manfaat Indonesia Masuk BoP Bikinan Trump

Selasa, 03 Februari 2026 - 07:33 WIB
loading...
Guru Besar UGM Ungkap...
Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah UGM Siti Mutiah Setiawati mengungkap manfaat Indonesia masuk dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump. Kendati, dia juga membeberkan mudharatnya. Foto: X
A A A
JAKARTA - Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM) Siti Mutiah Setiawati mengungkap manfaat Indonesia masuk dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump . Kendati, dia juga membeberkan mudharatnya.

"Manfaat saya lihat ketika kita bergabung dengan Board Of Peace sebagai respons terhadap reaksi masyarakat Indonesia dan para penulis, para politik luar negeri Indonesia yang menilai kita sudah terkooptasi China," ujarnya dalam diskusi bertema Manfaat dan Mudharat Indonesia Mendukung Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump sebagaimana disiarkan secara online di kanal YouTube Forum Insan Cita, Senin (2/2/2026).

Baca juga: Dukungan Indonesia atas Imperium Amerika dalam Board of Peace

Pada awal tahun 2025 lalu Indonesia memutuskan bergabung dengan BRICS yang anggotanya berasal dari Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, yang mana sebagian besar negara tersebut berhaluan sosialis. Maka, dengan bergabungnya BoP Trump, Indonesia bisa menegaskan tentang pandangan politik luar negerinya yang tetap seimbang.

"Dengan bergabung Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat dan tergolong blok Barat kita bisa menyampaikan politik luar negeri kita berusaha untuk seimbang sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif, tidak hanya ke Timur, tapi juga ke Barat," kata Siti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved