Nelayan Minta Perhatian Pemerintah soal Keselamatan Kerja dan Upah Layak

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:49 WIB
loading...
A A A
"Kami dari pelabuhan pada prinsipnya mendukung. Tujuan aturan ini sebenarnya sama, hanya memang di lapangan masih banyak tantangan dan perlu kerja sama semua pihak," ujar Mannojenggi.

Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan asosiasi, perusahaan, dan pemangku kepentingan lainnya. Penegakan aturan membutuhkan kolaborasi agar benar-benar berdampak bagi nelayan yang sebagian besar berasal dari kelompok ekonomi lemah.

Adapun dalam diskusi ini, FRN menegaskan bahwa seluruh nelayan tanpa memandang lokasi kerja, bendera kapal maupun status hubungan kerja berhak atas lingkungan kerja yang layak dan aman, perlindungan hukum penuh, upah yang adil, serta hak berserikat dan melakukan perundingan bersama.

Dalam wadah tersebut, ada tiga tuntutan nelayan yakni mendesak pemerintah mengambil langkah konkret yang dapat ditegakkan secara hukum untuk melindungi nelayan, menuntut tanggung jawab penuh pemberi kerja dalam pemenuhan hak-hak nelayan, serta mengajak mendorong kebijakan perlindungan nelayan.

Platform ini juga menuntut pemenuhan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), jaminan hak berorganisasi, serta ratifikasi dan penegakan Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
HNSI Apresiasi Komitmen...
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Janji Bangun...
Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam 3 Tahun
Prabowo Bangun 1.582...
Prabowo Bangun 1.582 Kapal Penangkap Ikan, Bakal Dibagikan ke Nelayan
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan...
Komisi IV DPR Usul Pemanfaatan PNBP VMS untuk Nelayan Kecil
Seskab Teddy: Indonesia-Inggris...
Seskab Teddy: Indonesia-Inggris Komitmen Garap Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved