Nelayan Minta Perhatian Pemerintah soal Keselamatan Kerja dan Upah Layak

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:49 WIB
loading...
Nelayan Minta Perhatian...
Serikat nelayan pesisir meluncurkan platform atau wadah pemenuhan hak nelayan atau Fishers Rights Network (FRN). Nelayan meminta perhatian pemerintah dan DPR mengambil langkah nyata mewujudkan penghidupan layak. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Serikat nelayan pesisir meluncurkan sebuah platform atau wadah pemenuhan hak nelayan atau Fishers' Rights Network (FRN). Lewat wadah ini, nelayan meminta perhatian Pemerintah Indonesia dan DPR RI mengambil langkah nyata mewujudkan keadilan, perlindungan, serta penghidupan yang layak di sektor perikanan.

Dalam dialog kebijakan publik di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara membahas platform kebijakan publik yang mempertemukan nelayan, serikat pekerja, serta perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca juga: Hore! 2.125 Nelayan Kabupaten Bekasi Terima Bantuan Subsidi Upah

Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) Ilyas Pangestu mengatakan, platform ini merupakan hasil diskusi panjang dan alot yang melibatkan berbagai elemen nelayan. Platform ini akan menjadi alat perjuangan nelayan, tidak hanya dalam aspek kesejahteraan ekonomi, tetapi juga kepastian hukum.

"Platform ini menjadi tool kita untuk memperjuangkan kesejahteraan nelayan secara menyeluruh, termasuk kepastian hukum. Ini akan menjadi representasi tuntutan nelayan yang nantinya disampaikan kepada pemerintah, pengusaha, hingga pihak-pihak dalam rantai pasok," ujar Ilyas, Rabu (14/1/2026).

Menurut dia, Indonesia sebenarnya telah memiliki banyak regulasi di sektor perikanan, namun tantangan terbesar terletak pada pengawalan implementasi di lapangan. Karena itu, SPPI menekankan pentingnya percepatan ratifikasi Konvensi ILO C188.

"Ratifikasi C188 bukan hanya soal administrasi hukum, tapi soal harkat dan martabat bangsa sebagai negara maritim. Nelayan harus berdaya sekaligus sejahtera," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Momen Prabowo Ikut Tarik...
Momen Prabowo Ikut Tarik Jaring Bersama Nelayan Tambak Saat Panen Raya Udang di Kebumen
HNSI Apresiasi Komitmen...
HNSI Apresiasi Komitmen Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Rekomendasi
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Liburan Lebih Fleksibel...
Liburan Lebih Fleksibel Tanpa Kerumitan dengan Cicilan 0%
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
Berita Terkini
Don Ritto Dilimpahkan...
Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Polisi Serahkan Barang Bukti Kasus Korupsi dan TPPU
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
Laporan Gratifikasi...
Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Ditolak, KPK Ungkap Alasannya
Polisi Pastikan Emas...
Polisi Pastikan Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Asli
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Febrie Adriansyah Mulai...
Febrie Adriansyah Mulai Diperiksa Kejagung, Hotman Paris: Sebagai Tersangka
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved