Kasus Ibu Bunuh Anak, DPR Soroti Tekanan Dampak Covid bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2020 - 15:17 WIB
loading...
Kasus Ibu Bunuh Anak,...
Kasus seorang ibu di Lebak, Banten, yang tega menganiaya anak kandungnya, KS (8) hingga tewas karena kesulitan belajar online mengundang keprihatinan masyarakat luas. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus seorang ibu inisial LH (26) di Kabupaten Lebak, Banten, yang tega menganiaya anak kandungnya, KS (8) hingga tewas karena kesulitan belajar online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyita perhatian banyak pihak.

Anggota Komisi X DPR-RI Fahmy Alaydroes pun angkat bicara. "Pertama, saya sangat prihatin dan miris mendengar dan membaca berita ini," ujar Fahmy Alaydroes kepada SINDOnews, Rabu (16/9/2020).

Menurut dia, jika seorang ibu membunuh anaknya sudah pasti ada gangguan emosi dan kejiwaan si ibu. Bagaimanapun, hubungan ibu dan anak itu sangat istimewa, memiliki jalinan afeksi dan emosi yang terbina sejak dalam kandungan.

"Saya tidak yakin konteks atau situasi saat terjadi peristiwa hanya sebagai faktor pencetus saja. Kesulitan belajar lewat daring itu hal lumrah, dan dialami banyak orang. Kesulitan belajar daring tidak menimbulkan tekanan yang kuat (stressor) yang menjadi penyebab utama," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.(Baca juga: Berkaca Kasus Ibu Bunuh Anak, Komisi X DPR Ingatkan Dampak Negatf PJJ )

Hanya saja, menurut Fahmy, yang perlu mendapat perhatian bersama dalam suasana pandemi yang sangat luar biasa ini, jaring pengaman sosial kepada masyarakat miskin harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Kasus Penggelapan Dana...
Kasus Penggelapan Dana Perusahaan, Sadiah Amir Sussy Ditahan
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Puncak Milad ke-24 PKS:...
Puncak Milad ke-24 PKS: Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Rekomendasi
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
Berita Terkini
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
Kapolri Cup Shooting...
Kapolri Cup Shooting Championship 2026, Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
Infografis
Dampak Negatif Kecanduan...
Dampak Negatif Kecanduan Gadget bagi Kesehatan Anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved