Peluang RS Swasta dan Hotel

Rabu, 16 September 2020 - 05:59 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, sejauh ini dia belum mengetahui secara lengkap berapa banyak rumah sakit swasta yang sudah terlibat dalam penanganan pasien Covid-19. Menurut catatannya, khusus di Jakarta, bakal ada tambahan 11 RS swasta yang digandeng untuk menambah 67 RS rujukan Covid-19 saat ini.

Ichsan menegaskan, pasien yang dirawat nantinya akan dijamin biayanya oleh pemerintah. Namun, hal itu berbeda dengan mereka yang melakukan swab atau memilih paket isolasi mandiri pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Paket isolasi mandiri ini memang membantu teman-teman OTG ini untuk isolasi di rumah sakit ketimbang di rumah. Kalau di rumah, mungkin susah terkontrol. Makanya rumah sakit menyediakan (paket isolasi). Tidak hanya rumah sakit, beberapa hotel juga menyediakan layanan itu,” terang dia.

Dia berpendapat, setiap rumah sakit memiliki kebijakan tersendiri, termasuk dalam menyediakan paket isolasi mandiri dengan harga yang berbeda. Sebab, hal itu tergantung dari layanan yang diberikan setiap rumah sakit terhadap pasien yang ingin isolasi mandiri. “Kalau itu kan pasien yang menentukan karena enggak dijamin Kemenkes,” imbuhnya. (Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Mampu Menyerang Otak)

Hanya saja, Ichsan mengungkapkan, masih ada kendala yang dialami rumah sakit swasta, terutama dalam pengajuan klaim biaya penanganan pasien Covid-19. Padahal ketentuan itu sudah tertuang dalam meski sudah ada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01/07/MENKES/446/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Covid-19.

“Masih ada klaim yang dispute. Ada juga rumah sakit yang belum mengirimkan klaimnya. Padahal itu sangat membantu cash flow untuk pembelian APD (alat pelindung diri), honor tenaga kerja, dan lain-lain,” tukasnya.

Pakar epidemiologi Syahrizal Syarif menilai, paket-paket isolasi mandiri yang ditawarkan rumah sakit swasta tidak menjadi masalah. Hal itu semata-mata untuk mengakomodasi orang-orang yang memiliki cukup dana dan ingin mendapatkan layanan lebih nyaman.

Menurutnya, jika jumlah rumah sakit yang mengadakan paket isolasi mandiri banyak, justru akan membantu pemerintah dalam menangani pasien Covid-19.

Menurut akademisi dari Universitas Indonesia (UI) itu, langkah RS swasta dalam menyediakan fasilitas isolasi mandiri akan menumbuhkan perekonomian karena banyak pihak yang terlibat. Bisnis rumah sakit memang lumayan tertekan selama pagebluk Covid-19 . “Cuma harus diperhatikan, semua tetap berkoordinasi dengan satgas, terutama data. Jangan sampai, data di swasta tidak tercatat,” ujarnya. (Baca juga: Jakarta Berlakukan Lagi PSBB, Persija Pindah Tempat Latihan)

Sementara itu, RS Pelni Jakarta punay cara tersendiri menangkap peluang dalam melayani pasien Covid-19. RS yang terafiliasi dengan BUMN PT Pelni (Persero) itu sejak Mei lalu menyediakan program Staysolation. Program tesebut merupakan salah satu upaya penanganan pasien Covid melalui isolasi mandiri yang bekerja sama dengan sejumlah hotel untuk dijadikan safe house.

“Program ini sudah dilaksanakan sejak akhir Mei lalu. Sudah lebih dari 200 orang pasien yang kami ditangani,” kata Kepala Divisi Pengembangn RS Pelni Didid Winnetouw kemarin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved