Kasus (Tudingan) Ijazah Palsu Jokowi: Lakukan Cross Examination

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:33 WIB
loading...
Kasus (Tudingan) Ijazah...
Reza Indragiri Amriel, Ahli Psikologi Forensik. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Reza Indragiri Amriel
Ahli Psikologi Forensik

SEBAGAI ilmuwan, sebenarnya apa kesalahan yang diperbuat oleh Roy Suryo dan Rismon Sianipar dalam huru-hara (dugaan) ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi)? Hingga kini tidak ada penilaian apakah perbuatan Roy dan Rismon dapat dikategori sebagai scientific error atau justru scientific misconduct.

Disebut scientific error jika mereka telah mematuhi seluruh azas-azas keilmuan. Namun apa boleh buat, sebagai manusia yang punya keterbatasan ternyata ada kekeliruan dalam kerja ilmiah yang mereka lakukan.

Mirip dengan meledaknya pesawat ulang alik ruang angkasa Challenger pada 1986 silam. Betapa pun para ilmuwan dan praktisi telah bekerja keras untuk mencapai kesempurnaan total, ternyata kesempurnaan memang tidak pernah ada. Kekhilafan tetap terjadi, sehingga terjadilah scientific error berupa salah satu tragedi dalam hikayat penguasaan antariksa oleh manusia.

Berbeda dengan scientific error, scientific misconduct bertitik tolak dari kesengajaan untuk tidak mengindahkan kaidah sains dan etika. Kelakuan buruk saintifik itu didetailkan terdiri dari fabrication (mengada-adakan sesuatu yang sesungguhnya tidak ada), falsification (memanipulasi data dan sejenisnya demi mencapai kepentingan non keilmuan si ilmuwan), dan plagiarisme.

Scientific error dikoreksi lewat riset berikutnya. Sementara ilmuwan yang melakukan scientific misconduct perlu ditakar derajat kesalahannya. Yakni, berencana dan bertujuan (purpose), berkehendak (willing), atau pengabaian (reckless).

Kalangan cerdik cendekia terbelah dua dalam menyikapi scientific misconduct. Sebagian menganggap bahwa ilmuwan yang melakukan perbuatan tidak senonoh itu perlu sampai dikenakan hukuman pidana. Selebihnya memandang sanksi etik dan akademik sudah memadai.

Untuk memastikan jenis perbuatan Roy dan Rismon, apakah scientific error ataukah scientific misconduct, titik pangkalnya adalah objek penelitian mereka harus tersedia. Lalu dicermati metoda yang diterapkan dan temuan penelitian ketiga tokoh tersebut. Dari situ—semoga akan terjawab, apakah Roy, Rismon, dan Tifa melakukan scientific error atau justru scientific misconduct.

Pertanyaannya, apa gerangan yang selama ini diteliti Roy dan Rismon sampai kemudian mereka simpulkan bahwa objek itu adalah palsu? Apakah yang mereka cermati adalah objek yang disebut sebagai ijazah Jokowi ataukah hasil pemindaian Dian Sandi terhadap objek yang disebut sebagai ijazah Jokowi?

Jika yang Roy dan Rismon investigasi adalah objek yang disebut sebagai ijazah Jokowi, maka setelah melalui metoda riset yang mereka terapkan, Roy dan Rismo otoritatif untuk menyimpulkan bahwa objek itu adalah asli atau pun palsu. Andaikan ada kekeliruan, maka Roy dan Rismon sebatas melakukan scientific error. Langkah untuk mengoreksi studi mereka adalah melalui studi tandingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Berita Terkini
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved