Pesan Sri Sultan HB X: Alumni UGM Harus Kembali ke Rakyat
Senin, 15 Desember 2025 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
“Yang kita butuhkan hari ini adalah pemimpin yang mau dan mampu mendengar denyut rakyatnya, bukan hanya mengeksekusi angka-angka dari pusat,” lanjutnya.
Baca juga: 9 Alumni UGM Jadi Menteri dan Wamen Era Prabowo, Nomor 4 dari Fakultas Kehutanan
KRLF 2025 dihadiri lebih dari 30 kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah yang merupakan alumni UGM dari berbagai wilayah di Indonesia. Hadir pula Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, serta Ketua Umum PP Kagama, Basuki Hadimuljono. Forum ini menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi kepemimpinan daerah berbasis nilai, serta wadah untuk membangun jejaring lintas wilayah.
Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa KRLF menjadi refleksi penting tentang bagaimana alumni UGM menjaga idealismenya meski telah berada di pusaran kekuasaan daerah.
“Alumni UGM harus jadi penggerak perubahan yang tak kehilangan akar. Kita bukan sekadar administrator, tapi pembawa semangat kerakyatan dalam setiap kebijakan,” ungkap Basuki.
Sementara itu, Wali kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, membagikan pengalaman inovatif Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mengelola persoalan lingkungan melalui program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah). Hasto menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak cukup diselesaikan dengan pendekatan teknis dan proyek jangka pendek.
Dibutuhkan gerakan kolektif warga yang menyadari bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari rumah tangga.
Baca juga: 9 Alumni UGM Jadi Menteri dan Wamen Era Prabowo, Nomor 4 dari Fakultas Kehutanan
KRLF 2025 dihadiri lebih dari 30 kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah yang merupakan alumni UGM dari berbagai wilayah di Indonesia. Hadir pula Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, serta Ketua Umum PP Kagama, Basuki Hadimuljono. Forum ini menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi kepemimpinan daerah berbasis nilai, serta wadah untuk membangun jejaring lintas wilayah.
Dalam sambutannya, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa KRLF menjadi refleksi penting tentang bagaimana alumni UGM menjaga idealismenya meski telah berada di pusaran kekuasaan daerah.
“Alumni UGM harus jadi penggerak perubahan yang tak kehilangan akar. Kita bukan sekadar administrator, tapi pembawa semangat kerakyatan dalam setiap kebijakan,” ungkap Basuki.
Sementara itu, Wali kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, membagikan pengalaman inovatif Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mengelola persoalan lingkungan melalui program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah). Hasto menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak cukup diselesaikan dengan pendekatan teknis dan proyek jangka pendek.
Dibutuhkan gerakan kolektif warga yang menyadari bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari rumah tangga.
Lihat Juga :