Revisi UU Kejaksaan, Jaksa Agung Diusulkan Berasal dari Jaksa Karier

Selasa, 15 September 2020 - 18:06 WIB
loading...
Revisi UU Kejaksaan,...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha berharap revisi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan mengatur tentang keharusan jaksa agung dijabat oleh jaksa karier.

Menurut dia, kepempinan jaksa agung dari jaksa karier akan mempermudah penataan penegakan hukum. "Sehingga ke depan penataan penegakan hukum akan lebih baik," kata Abdul Rachman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2020).

Dia meyakini jaksa karier akan lebih bisa menilai jaksa-jaksa yang dianggap layak untuk mengisi posisi-posisi penting.

"Periode-periode sebelumnya kan seorang jaksa agung diisi oleh mantan jaksa yang sudah pensiun tapi yang sudah berafiliasi di partai, walaupun itu kita lihat bahwa itu semua hak prerogatif seorang Presiden," tuturnya.(Baca juga: Guru Besar UI: Revisi UU Kejaksaan Mampu Cegah Aparat Penegak Hukum Jadi Alat Politik )

Menurut dia, revisi UU Kejaksaan harus mengatur tentang itu agar penegakan hukum benar-benar terlaksana dengan baik dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat pencari keadilan.

"Point terpentingnya adalah tidak diintervensi sebuah kekuasaan politik. Jika hukum sudah terintervisi oleh sebuah kekuasaan politik maka hancurlah sebuah penegakan hukum yang di harapkan masyarakat kita. Karena Jaksa ini merupakan profesi yang harus jelas independensinya," ujar senator dari Sulawesi Tengah ini.(Baca juga: Revisi UU Kejaksaan Tidak Boleh Beri Kewenangan Berlebihan )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Jaga Indonesia Pintar...
Jaga Indonesia Pintar Permudah Pelaporan Dugaan Penyelewengan Dana PIP
Sahroni Apresiasi Kejagung...
Sahroni Apresiasi Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp1 Triliun: Bukti Nyata Asset Recovery
Tinjau Kapal Hasil Rampasan...
Tinjau Kapal Hasil Rampasan Negara di Batam, Kejagung Percepat Lelang Tanker Iran
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved