Jika Hutan Rusak, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Sabtu, 06 Desember 2025 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Dalam konteks inilah, peristiwa banjir bandang yang kerap dikaitkan dengan kondisi hutan sesungguhnya dapat menjadi momentum penting. Bukan untuk mencari kambing hitam baru, melainkan untuk melakukan audit kinerja otoritas kehutanan secara menyeluruh.
Sejauh mana mereka benar-benar mampu menjaga hutan? Sejauh mana areal yang mereka klaim sebagai kawasan hutan diproduktifkan secara ekologis, sosial, dan ekonomi?
Audit semacam ini akan membawa diskusi publik ke arah yang lebih sehat. Alih-alih menuduh sana-sini tanpa dasar yang kokoh, kita dapat menilai apakah sistem pengelolaan hutan yang ada memang bekerja, atau justru menjadi bagian dari masalah.
Tanpa keberanian untuk mengevaluasi kinerja pemegang kewenangan tertinggi, kritik terhadap kerusakan hutan akan selalu berhenti di permukaan.
Padahal, memahami tanggung jawab secara tepat adalah langkah awal yang mutlak untuk membenahi tata kelola hutan Indonesia ke depan.
Sejauh mana mereka benar-benar mampu menjaga hutan? Sejauh mana areal yang mereka klaim sebagai kawasan hutan diproduktifkan secara ekologis, sosial, dan ekonomi?
Audit semacam ini akan membawa diskusi publik ke arah yang lebih sehat. Alih-alih menuduh sana-sini tanpa dasar yang kokoh, kita dapat menilai apakah sistem pengelolaan hutan yang ada memang bekerja, atau justru menjadi bagian dari masalah.
Tanpa keberanian untuk mengevaluasi kinerja pemegang kewenangan tertinggi, kritik terhadap kerusakan hutan akan selalu berhenti di permukaan.
Padahal, memahami tanggung jawab secara tepat adalah langkah awal yang mutlak untuk membenahi tata kelola hutan Indonesia ke depan.
(shf)
Lihat Juga :