Hore! Penyandang Disabilitas Dapat Modal Bantuan Usaha
Selasa, 02 Desember 2025 - 23:33 WIB
loading...
Sejumlah penyandang disabilitas dari sejumlah kota mendapatkan modal usaha menjelang Hari Disabilitas Internasional 3 Desember 2025. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah penyandang disabilitas dari sejumlah kota mendapatkan modal usaha dari PT Capital Financial Indonesia Tbk (Capital) bersama Aksesmu. Langkah ini sebagai komitmen perusahaan dalam memberikan bantuan menjelang Hari Disabilitas Internasional 3 Desember 2025.
Operations Director Aksesmu Yosef Risdianto mengungkapkan komitmennya memperhatikan warga disabilitas untuk diberikan modal usaha dan manajeman yang baik. “Luar biasa yang kami rasakan, tidak sekadar cerita yang mereka sampaikan, tetapi semangat mereka turut mengalir dan menjadi inspirasi,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tahun 2023, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,97 juta jiwa atau sekitar 8,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Hal itu menunjukkan pentingnya dukungan yang inklusif
dan berkelanjutan.
Karena itu, program ini tidak hanya menghadirkan permodalan, tetapi juga pendampingan agar usaha mereka dapat berjalan berkelanjutan dan membuka kesempatan yang lebih setara.
“Program AKSi KeuAngan Berkelanjutan bagi DisabILITAS (Aksabilitas) telah berjalan empat tahun dan menjangkau daerah Serang, Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Garut, Tasikmalaya, hingga Indramayu, di mana bantuan modal berupa barang dagang dan aset usaha seperti rak telah disalurkan,” katanya.
Direktur PT Capital Financial Indonesia Tbk Muhamad Aidil Fathany menuturkan pertumbuhan usaha harus bisa dirasakan semua pihak. Karenanya, melalui kolaborasi dengan Aksesmu, pihaknya mendorong akses keuangan yang inklusif dan mudah dijangkau.
“Kami berharap program Aksabilitas terus membuka peluang lebih luas bagi UMKM disabilitas untuk berkembang,” ujarnya.
Salah satu peserta penerima bantuan Emy mengaku terbantu. Kini warungnya di Bogor telah berkembang. “Saya sangat bersyukur mendapat bantuan permodalan ini. Sebagai penyandang disabilitas, dukungan ini buat saya lebih semangat bertahan untuk usaha kecil saya,” katanya.
Pada tahun 2026, Aksesmu dan Capital berkomitmen memperluas dampak dengan menyasar 25 pedagang baru dan memperluas area penerima bantuan, tidak lagi hanya di Jabodetabek dan Jawa Barat tapi seluruh Indonesia.
Operations Director Aksesmu Yosef Risdianto mengungkapkan komitmennya memperhatikan warga disabilitas untuk diberikan modal usaha dan manajeman yang baik. “Luar biasa yang kami rasakan, tidak sekadar cerita yang mereka sampaikan, tetapi semangat mereka turut mengalir dan menjadi inspirasi,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tahun 2023, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,97 juta jiwa atau sekitar 8,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Hal itu menunjukkan pentingnya dukungan yang inklusif
dan berkelanjutan.
Karena itu, program ini tidak hanya menghadirkan permodalan, tetapi juga pendampingan agar usaha mereka dapat berjalan berkelanjutan dan membuka kesempatan yang lebih setara.
“Program AKSi KeuAngan Berkelanjutan bagi DisabILITAS (Aksabilitas) telah berjalan empat tahun dan menjangkau daerah Serang, Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Garut, Tasikmalaya, hingga Indramayu, di mana bantuan modal berupa barang dagang dan aset usaha seperti rak telah disalurkan,” katanya.
Direktur PT Capital Financial Indonesia Tbk Muhamad Aidil Fathany menuturkan pertumbuhan usaha harus bisa dirasakan semua pihak. Karenanya, melalui kolaborasi dengan Aksesmu, pihaknya mendorong akses keuangan yang inklusif dan mudah dijangkau.
“Kami berharap program Aksabilitas terus membuka peluang lebih luas bagi UMKM disabilitas untuk berkembang,” ujarnya.
Salah satu peserta penerima bantuan Emy mengaku terbantu. Kini warungnya di Bogor telah berkembang. “Saya sangat bersyukur mendapat bantuan permodalan ini. Sebagai penyandang disabilitas, dukungan ini buat saya lebih semangat bertahan untuk usaha kecil saya,” katanya.
Pada tahun 2026, Aksesmu dan Capital berkomitmen memperluas dampak dengan menyasar 25 pedagang baru dan memperluas area penerima bantuan, tidak lagi hanya di Jabodetabek dan Jawa Barat tapi seluruh Indonesia.
(jon)
Lihat Juga :