Indonesia Tekankan Pembiayaan Hutan Berintegritas di Forest Pavilion COP30 Brasil
Rabu, 19 November 2025 - 21:24 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan jika Indonesia menggunakan tiga prioritas utama dalam memperkuat efektivitas pembiayaan hutan berbasis hasil ke depan.
Pertama, memperkuat pendekatan yurisdiksional melalui nesting provinsi ke dalam sistem penghitungan karbon nasional. Kedua, memastikan keadilan dan inklusivitas, termasuk melalui mekanisme pembagian manfaat untuk masyarakat, masyarakat adat, dan pemerintah daerah. Keempat, mendorong partisipasi sektor swasta dengan memberikan kepastian aturan melalui kebijakan NEK.
Sesi Forest Pavilion yang dihadiri oleh pembicara dari berbagai negara, termasuk Costa Rica, Guatemala, Uganda, dan mitra global lainnya, menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin kunci dalam tata kelola dan pembiayaan mitigasi berbasis hutan.
Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendorong kolaborasi global agar pembiayaan hutan lebih inklusif, akuntabel, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat tapak.
Partisipasi aktif Indonesia dalam Forest Pavilion COP30 menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya penerima manfaat pendanaan hutan, tetapi juga penentu arah global menuju pembiayaan hutan yang lebih adil, berintegritas, dan berkelanjutan.
Pertama, memperkuat pendekatan yurisdiksional melalui nesting provinsi ke dalam sistem penghitungan karbon nasional. Kedua, memastikan keadilan dan inklusivitas, termasuk melalui mekanisme pembagian manfaat untuk masyarakat, masyarakat adat, dan pemerintah daerah. Keempat, mendorong partisipasi sektor swasta dengan memberikan kepastian aturan melalui kebijakan NEK.
Sesi Forest Pavilion yang dihadiri oleh pembicara dari berbagai negara, termasuk Costa Rica, Guatemala, Uganda, dan mitra global lainnya, menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin kunci dalam tata kelola dan pembiayaan mitigasi berbasis hutan.
Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendorong kolaborasi global agar pembiayaan hutan lebih inklusif, akuntabel, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat tapak.
Partisipasi aktif Indonesia dalam Forest Pavilion COP30 menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya penerima manfaat pendanaan hutan, tetapi juga penentu arah global menuju pembiayaan hutan yang lebih adil, berintegritas, dan berkelanjutan.
(shf)
Lihat Juga :