Pemerintah Optimistis Program Cetak Sawah Mampu Penuhi Kebutuhan Beras Nasional
Rabu, 19 November 2025 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
“Pengerjaan cetak sawah terus mengalami perkembangan signifikan. Kami optimistis cetak sawah adalah solusi pasti bagi masa depan bangsa dalam memenuhi kebutuhan beras secara berkelanjutan,” katanya.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mendorong kesejahteraan petani melalui perluasan lahan produktif.
Sebagai gambaran, data BPS terbaru menunjukkan konsistensi ketersediaan beras menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2019 misalnya produksi beras Januari-Desember mencapai 31,3 juta ton.
Angka yang sama tercatat pada tahun 2020 yaitu 31,3 juta ton. Tahun 2021 produksi tetap berada di level 31,3 juta ton disusul tahun 2022 sebesar 31,5 juta ton, dan tahun 2023 sebesar 31,1 juta ton. Sementara produksi tahun 2024 tercatat 30,6 juta ton.
Pada tahun 2025, produksi beras Januari-Oktober sudah mencapai 31,04 juta ton. Dengan tren kinerja lapangan yang terus meningkat, proyeksi produksi hingga akhir tahun diperkirakan mencapai 34,7 juta ton.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mendorong kesejahteraan petani melalui perluasan lahan produktif.
Sebagai gambaran, data BPS terbaru menunjukkan konsistensi ketersediaan beras menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2019 misalnya produksi beras Januari-Desember mencapai 31,3 juta ton.
Angka yang sama tercatat pada tahun 2020 yaitu 31,3 juta ton. Tahun 2021 produksi tetap berada di level 31,3 juta ton disusul tahun 2022 sebesar 31,5 juta ton, dan tahun 2023 sebesar 31,1 juta ton. Sementara produksi tahun 2024 tercatat 30,6 juta ton.
Pada tahun 2025, produksi beras Januari-Oktober sudah mencapai 31,04 juta ton. Dengan tren kinerja lapangan yang terus meningkat, proyeksi produksi hingga akhir tahun diperkirakan mencapai 34,7 juta ton.
Lihat Juga :